Balikpapan

DPRD Alokasikan Anggaran Aspirasi, Alasannya Cari Produk Ikonik ala Balikpapan

441
×

DPRD Alokasikan Anggaran Aspirasi, Alasannya Cari Produk Ikonik ala Balikpapan

Sebarkan artikel ini
MENCARI IKON BALIKPAPAN - Ilustrasi foto alam pesisir khas dari Balikpapan dengan tagline kujaga, kubela dan kubangun, hasil olahan Meta AI, Jumat 31 Januari 2025. DPRD Balikpapan terus mendorong Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian Kota Balikpapan untuk mengembangkan produk ikon daerah. (Meta AI)

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Komisi II DPRD Kota Balikpapan terus mendorong Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian (DKUMKMP) Kota Balikpapan untuk mengembangkan produk ikon daerah.

Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ciri khas Balikappan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara tepat sasaran.

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Taufiq Qul Rahman, menegaskan bahwa DPRD akan terus berupaya bersinergi dengan dinas terkait dalam mengembangkan produk unggulan daerah.

Menurutnya, produk khas suatu daerah dapat menjadi daya tarik ekonomi yang mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ini tujuannya, tidak lain tidak bukan adalah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan,” kata Taufiq pada Jumat (31/1/2025) di Balikpapan.

Taufiq menjelaskan bahwa Komisi II DPRD juga berupaya mengalokasikan anggaran aspirasi guna mendukung kegiatan yang dapat menemukan produk-produk potensial untuk dijadikan ikon Balikpapan.

Salah satu caranya adalah dengan mendukung penyelenggaraan event-event kecil yang dapat membantu menggali potensi produk lokal.

“Kami akan mendukung event-event kecil yang dapat membantu menemukan produk yang bisa menjadi ikon Balikpapan,” jelasnya.

Sebagai referensi, Komisi II juga mencontohkan kesuksesan beberapa daerah lain dalam mengembangkan produk ikonnya.

Yogyakarta, misalnya, dikenal dengan bakpia, sementara Surabaya memiliki produk khas yang turut mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif mereka.

“Kita bisa belajar dari daerah lain seperti Yogyakarta, Malang, dan Surabaya, bagaimana mereka mengangkat produk lokal menjadi ikon daerah yang kuat,” tambahnya.

Dalam upaya menciptakan produk unggulan yang dapat diproduksi oleh UMKM, Komisi II DPRD Balikpapan menekankan bahwa ada beberapa aspek utama yang harus diperhatikan.

Di antaranya adalah pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), serta inovasi dalam pengembangan produk.

Baca Juga:   Pemkab PPU Dukung Pelaksanaan Barang/Jasa Secara Elektronik Melalui Sistem E-Katalog Versi 6 dan Toko Daring

“Infrastruktur memang penting, tapi yang lebih penting adalah bagaimana kita membangun SDM dan memberikan motivasi kepada generasi muda untuk berinovasi,” tegasnya.

Tak hanya itu, Komisi II juga menekankan pentingnya dukungan anggaran yang tepat sasaran, yakni dialokasikan kepada UMKM yang benar-benar membutuhkan bantuan agar dapat berkembang secara optimal.

“Kami akan terus bersinergi dengan dinas terkait untuk mendukung pengembangan UMKM dan produk ikon,” katanya. (*)