Penajam

HPSN 2025 di PPU Libatkan Ratusan Relawan, Kumpulkan 762 Kg Sampah di Pantai Saloloang

376
×

HPSN 2025 di PPU Libatkan Ratusan Relawan, Kumpulkan 762 Kg Sampah di Pantai Saloloang

Sebarkan artikel ini
Foto bersama berbagai unsur dalam aksi bersih pantai memperingati hari peduli sampah nasional 2025 di pantai saloloang

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar aksi bersih pantai yang dipusatkan di Pantai Saloloang, Kecamatan Penajam, Minggu (23/2/2025) pagi.

Kabupaten PPU menjadi salah satu dari delapan daerah di Indonesia yang ditunjuk sebagai lokasi utama aksi bersih pantai dan laut, yang mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia Bersih.”

Kegiatan ini dilakukan serentak di berbagai wilayah sebagai bentuk kepedulian terhadap pengelolaan sampah dan kelestarian lingkungan.

Aksi bersih pantai ini melibatkan 896 relawan dari berbagai unsur, termasuk pemerintah daerah, pegiat lingkungan, pelajar, komunitas, serta masyarakat umum.

Dari kegiatan ini, terkumpul total 762 kg sampah yang terdiri dari 373 kg sampah organik, 49 kg sampah non-organik, dan 340 kg residu sampah.

Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar, yang mewakili Bupati PPU dalam kegiatan ini, menegaskan bahwa aksi bersih pantai bukan hanya sekadar seremonial, tetapi bagian dari gerakan berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah.

“Kami melaporkan, tercatat ada 896 personel yang hadir hari ini dengan berbagai atribut dan latar belakang. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antarunsur masyarakat dapat menciptakan dampak positif bagi lingkungan,” ujar Tohar.

Tohar menambahkan bahwa momentum HPSN harus dimanfaatkan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah, mulai dari rumah tangga hingga skala yang lebih besar.

“Kesadaran memilah sampah sangat penting agar kapasitas tempat pembuangan akhir tidak semakin terbebani. Sampah yang masih memiliki nilai guna juga bisa diolah kembali sehingga memberikan manfaat ekonomi,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari diri sendiri.

“Ada banyak isu lingkungan yang kita hadapi, dan kepedulian terhadap pengelolaan sampah adalah salah satu langkah nyata untuk menjaga keberlanjutan hidup kita dan generasi mendatang,” pungkasnya. (TN01)