TITIKOL.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) terus menggenjot pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Percepatan ini dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai investor untuk mewujudkan kota modern dan berkelanjutan.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN, Agung Wicaksono, mengungkapkan bahwa perjanjian kerja sama yang telah ditandatangani menjadi bukti nyata komitmen percepatan pembangunan infrastruktur serta fasilitas pendukung di IKN.
“Langkah ini merupakan bagian dari visi besar menjadikan IKN sebagai pusat pemerintahan yang modern dan berkelanjutan,” ujarnya saat berada di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kamis (21/3).
Strategi tersebut juga selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur, khususnya di ibu kota baru Indonesia.
Kebijakan ini juga telah diatur dalam Peraturan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Nomor 6 Tahun 2022.
Sejak 2023 hingga 2024, telah dilakukan delapan kali peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya berbagai proyek pembangunan di IKN.
Total investasi yang telah masuk mencapai Rp58,4 triliun, yang berasal dari berbagai sektor strategis.
Beberapa proyek investasi yang telah beroperasi di IKN antara lain Hotel Swissotel Nusantara, Rumah Sakit Mayapada, dan Rumah Sakit Hermina.
“Pembangunan yang telah berjalan ini merupakan hasil kerja keras para investor pelopor. Kami berharap semakin banyak investor yang menandatangani perjanjian kerja sama untuk membangun IKN,” kata Agung.
Saat ini, lima investor telah resmi menandatangani perjanjian kerja sama untuk pembangunan infrastruktur di IKN dengan nilai investasi mencapai Rp2,42 triliun.
Investor tersebut antara lain PT Citadel Group Indonesia, PT Berkat Kalimantan Abadi, PT Perintis Pondasi Teknotama, PT Perintis Power Investment, serta PT Sentra Unggul Nusantara.
Dengan terus bertambahnya jumlah investor, pembangunan IKN diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan sesuai dengan rencana.
Pemerintah pun terus memberikan kemudahan investasi serta kepastian hukum bagi para investor yang ingin terlibat dalam pembangunan ibu kota baru ini.
Untuk mendukung optimalisasi kerja, OIKN kini telah resmi menempati City Hall Kantor OIKN yang berada di kawasan pusat IKN.
Keberadaan kantor ini diharapkan semakin memperlancar koordinasi dalam percepatan pembangunan di berbagai sektor.
“Pembangunan IKN bukan hanya sekadar membangun kota baru, tetapi menciptakan pusat pemerintahan modern yang berbasis keberlanjutan. Kami optimis dengan dukungan berbagai pihak, proyek ini dapat berjalan sesuai target,” tutup Agung Wicaksono. (*)










