TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Kota Balikpapan di Kalimantan Timur berkeinginan menjadi kota yang ramah hewan dan bebas penyakit menular seperti rabies.
Hal ini terungkap saat dalam kegiatan pemilihan ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia wilayah Kalimantan Timur.
Kali ini drh. Joko Suseno resmi menahkodai Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Kalimantan Timur II untuk periode 2025–2029.
Josep resmi dilantik bersama 26 dokter hewan lainnya yang berasal dari wilayah Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), Tanah Grogot, dan Samboja, pelantikan ini berlangsung pada Minggu (27/4/2025).
Mengusung visi baru, drh. Joko Suseno menargetkan PDHI Kaltim II dapat mempererat kerja sama dengan Pemerintah Kota Balikpapan dalam upaya mewujudkan kota yang steril dari rabies.
Ia menilai, profesi dokter hewan memiliki peran penting tidak hanya bagi kesehatan hewan, tetapi juga dalam menjaga kesehatan masyarakat.
“Banyak hal yang bisa kami lakukan untuk masyarakat. Kami ingin berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah kota,” beber Joko Suseno.
Ia menambahkan, visi Walikota Balikpapan yang mengusung konsep Madinatul Iman dan menjadikan Balikpapan sebagai kota global sejalan dengan misi PDHI.
Menurutnya, kota global yang modern harus terbebas dari penyakit menular, termasuk rabies, serta menjadi kota yang ramah terhadap hewan.
Karena itu, ia mengajak seluruh anggota PDHI untuk aktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi hewan peliharaan.
“Kita akan mengedukasi pemilik hewan bahwa pencegahan rabies hanya bisa dilakukan melalui vaksinasi. Penting untuk membangun kesadaran agar vaksinasi dilakukan secara rutin,” ujarnya.
Bakal Gandeng Dinas Kesehatan
Selain itu, PDHI Kaltim II juga berencana memperluas kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan.
Untuk itu dia berharap DKK dapat menyediakan vaksin rabies bagi masyarakat, khususnya bagi korban gigitan hewan.
Beberapa orang yang tergigit hewan kita rekomendasikan untuk mendapatkan vaksin.
“Ini menjadi perhatian bersama agar DKK menyiapkan vaksin rabies bagi manusia, sesuai prosedur setelah kasus gigitan hewan dan kami siap membantu,” ujarnya.
Dengan semangat baru ini, PDHI Kaltim II optimistis bisa berkontribusi besar dalam mewujudkan Balikpapan yang sehat, modern, dan ramah hewan. (*)












