Penajam

Akses Jalan di PPU Memprihatinkan, DPRD PPU Minta Pemda Perhatikan

314
×

Akses Jalan di PPU Memprihatinkan, DPRD PPU Minta Pemda Perhatikan

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi III DPRD PPU Jhon Kenedy

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jhon Kenedy menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur jalan yang ada di wilayahnya.

Jhon Kenedy menjelaskan permasalahan jalan rusak telah menahun yang paling banyak disuarakan pihaknya.

Hal ini karena jalan rusak di PPU tidak hanya berada di satu titik lokasi, melainkan tersebar di seluruh wilayah yang ada.

“Salah satunya ada di kawasan Sepaku, tepatnya di Bukit Subur. Saya melihat langsung kondisinya itu sangat memprihatinkan,” ujar Jhon, Kamis (1/5/2025).

Lokasi lainnya, seperti Jembatan Sungai Riko Kecamatan Penajam, ia bilang jembatan tersebut bahkan sudah tidak dapat dilewati oleh kendaraan besar roda empat.

“Padahal, akses tersebut kan satu-satunya yang dapat dilewati sebagai penghubung kegiatan pertanian dan perkebunan di dalam wilayah itu,” katanya.

Sesuai dengan kondisi saat ini, Kabupaten PPU merupakan daerah induk pembangunan mega proyek Ibu Kota Nusantara (IKN). Untuk mengiringi percepatan pembangunan yang ada, seyogyanya PPU tak tertinggal jauh di belakang.

“Infrastruktur pendukung di PPU itu harus diperhatikan, hal ini seiring dengan berkembangnya Sepaku sebagai kawasan penyangga IKN,” kata dia.

Jhon menjelaskan, sebenarnya proyek pembangunan Jembatan Sungai Riko sudah direncanakan sejak periode pemerintahan sebelumnya. Namun akibat pandemi Covid-19, anggaran banyak terpangkas, termasuk Infrastruktur penting itu.

“Beberapa kali sempat dianggarkan, namun hilang karena recofusing anggaran,” kata Jhon.

Belum lagi, hari ini pemerintah daerah mulai menerapkan kebijakan efisiensi dari pusat. Tentu kondisi keuangan daerah harus benar-benar memperhatikan skala prioritas yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Pemerintah mungkin melihat kebutuhan itu, tetapi prioritas pengelolaan anggaran juga tetap harus memperhatikan pelayanan kebutuhan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang benar-benar mendesak,” katanya.

Baca Juga:   Pasar Petung di Penajam Paser Utara Terbakar

Akses jalan yang baik ini apabila diwujudkan akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari, berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan produktivitas masyarakat.

“Daftar kebutuhan pembangunan infrastruktur di PPU pastinya sudah tercatat di dinas terkait, realisasinya juga masih perlu menunggu kesiapan anggaran. Tapi kita harus tetap optimis dan mendukung upaya pemerintah dalam memeratakan pembangunan daerah, sejalan dengan pertumbuhan Kabupaten PPU sebagai bagian penyangga IKN,” pungkasnya.

(Advertorial/TN01)