SangattaTitiknolKaltim

Rincian Dana Hibah Pemkab Kutai Timur, Kesbangpol hingga Dispora Kecipratan

452
×

Rincian Dana Hibah Pemkab Kutai Timur, Kesbangpol hingga Dispora Kecipratan

Sebarkan artikel ini
DANA TRANSFER DAERAH - Ilustrasi uang rupiah. Kepala Dinsos Kaltim, Andi Muhammad Ishaq, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga kualitas layanan sosial tanpa harus mengorbankan program utama.

TITIKNOL.ID, SANGATTA – Pemkab Kutai Timur telah memberikan secara simbolis dana hibah untuk para organisasi di bawah naungan instansi pemerintahan.

Pembagian dana hibah tersebut, secara keseluruhan berjumlah Rp 98.752.196.000 (98,7 miliar), yang dialokasikan di beberapa instansi pemerintah seperti Badan Kesbangpol dialokasikan senilai Rp.3.982.196.000.

Sedangkan di Dispora senilai Rp.37.200.000.000 dan di Bagian Kesra Setkab Kutim senilai Rp.57.570.000.000.

Secara keseluruhan, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Timur mendapat kucuran dana hibah paling besar, yakni Rp 35 miliar.

“Sebenarnya, permohonan kami yang tercantun dalam proposal tahun 2024 lalu, sebesar Rp 40 miliar lebih, tetapi realisasinya turun sebesar Rp 35 miliar,” ungkap Ketua KONI Kutim, Rudi Hartono, Rabu (21/5/2025).

Lanjutnya, pihaknya mengusulkan nilai dana hibah kepada Pemkab Kutai Timur sebesar itu tentu ada alasannya, mengingat di tahun ini akan ada agenda besar berupa Pra Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) Kaltim di tahun 2025 ini.

Dimana, Pra Porprov Kaltim dilaksanakan sebagai persiapan dalam menghadapi Por Prov Kaltim pada tahun 2026 mendatang. Apabila Kutai Timur tidak lolos pada Pra Porprov Kaltim 2025 ini, maka Kutai Timur tidak akan mengikuti Por Prov Kaltim 2026.

Selain itu, penyaluran dana hibah milik KONI Kutim akan diteruskan kepada para cabang olahraga (cabor), yang mana saat ini KONI Kutim telah menaungi sekitar 60-an cabor.

Mulai dari olahraga beladiri seperti cabor karate, judo, taekwondo, pencak silat, dan lainnya. Lalu ada olahraga terukur seperti cabor atletik, renang, balap sepeda, dan lainnya. Kemudian olahraga permainan seperti cabor sepak bola, tenis meja, bulu tangkis, voli dan sebagainya.

“Makanya dari situ anggaran yang akan kita gunakan untuk pemusatan latihan, seleksi atlet, mengikuti Pra Porprov, kemudian kejuaran-kejuaran baik yang diadakan di Kutim maupun luar Kutim,” katanya.

Baca Juga:   4 Desa dari Paser Ikut Pameran Teknologi Tepat Guna Kaltim hingga 3 Mei di PPU

Tentunya dengan adanya dana hibah dari Pemkab Kutim yang diberikan kepada KONI Kutim akan sangat bermanfaat, sebab baginya tidak ada prestasi olahraga tanpa adanya dukungan dana.

Namun, tahun 2025 ini, dari Pemerintah Pusat mengintruksikan adanya efisiensi, bahkan berdasarkan SE Mendagri nomor 900/833 tahun 2025 termasuk dana hibah juga harus diefisiensi.

Sehingga tidak menutup kemungkinan, KONI Kutai Timur juga akan terdampak dari efisiensi anggaran tersebut.

“Kalau itu (Rp 35 miliar) sudah ditetapkan, saya rasa memang sesuai (dengan penyerahan simbolis), mudah-mudahan sih tidak terjadi karena mengingat ada agenda prestasi yang mau kita kejar,” tuturnya. (*)