DPRD Samarinda

Sprinkler BIG Mall Samarinda Mati Saat Kebakaran, DPRD Geram: Sudah Diperingatkan!

206
×

Sprinkler BIG Mall Samarinda Mati Saat Kebakaran, DPRD Geram: Sudah Diperingatkan!

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar. IST

TITIKNOL.ID – Insiden kebakaran yang melanda atrium BIG Mall Samarinda belum lama ini sontak mengejutkan banyak pihak, termasuk para wakil rakyat di DPRD. Pasalnya, temuan di lapangan sangat mencengangkan: alat pemadam kebakaran otomatis atau sprinkler ternyata tidak berfungsi saat si jago merah beraksi!

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengungkapkan fakta mengejutkan. Jauh sebelum insiden kebakaran ini, pihaknya sudah pernah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pusat keramaian, termasuk mal dan hotel. Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap potensi bencana yang bisa menimbulkan korban jiwa.

“Akhirnya kita menemukan dalam sidak kita itu beberapa alat proteksi kebakaran yang tidak aktif, tidak berfungsi dengan baik. Akhirnya kita memberikan rekomendasi, termasuk salah satunya adalah BIG Mall,” jelas Deni.

Deni merinci, ada dua persoalan utama yang menjadi sorotan dalam rekomendasi tersebut: pertama, terkait Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL), dan kedua, masalah sistem proteksi kebakaran, mulai dari hidran hingga sprinkler.

“Dari Damkar pun sudah memberikan rekomendasi, catatan apa saja yang perlu dilaksanakan oleh manajemen BIG Mall dan Hotel Fugo, sebagai satu kesatuan. Untuk membenahi yang kaitannya dengan proteksi kebakaran, baik sprinkler, hidran, dan lain sebagainya,” tambahnya.

Tak hanya sidak, Deni juga membeberkan bahwa DPRD sempat memanggil pihak manajemen BIG Mall untuk membahas komitmen mereka dalam melengkapi aspek keselamatan ini.

“Kita terakhir kali memanggil pihak manajemen di tanggal 5 sampai 6 Mei 2025 ini, untuk menanyakan apakah mereka telah melaksanakan komitmen untuk membenahi. Ternyata kan rekomendasi belum dijalankan oleh pihak manajemen,” ungkapnya.

Meski saat itu pihak manajemen datang menghadap dan bersedia menyanggupi segala rekomendasi, Deni menyayangkan peristiwa kebakaran ini. Ia menyimpulkan, manajemen BIG Mall Samarinda lalai atas tanggung jawab tersebut.

Baca Juga:   Stunting dan Kekerasan Seksual Perhatian Serius Komisi IV

“Ini jadi catatan, juga peringatan kepada seluruh pelaku usaha khususnya yang berkaitan dengan fasilitas publik, seperti mal, hotel, dan sebagainya untuk bisa mengedepankan masalah keselamatan,” tegasnya.

Usai seluruh proses investigasi selesai, DPRD berencana kembali memanggil pihak manajemen BIG Mall untuk meminta keterangan lebih lanjut dan mencari solusi agar insiden serupa tak terulang. 

“Ya pastinya sesuai dengan ini kita akan panggil pihak manajemen untuk memintai keterangan mereka secara pastinya. Intinya hasil dari investigasi akan jadi dasar kami,” tuturnya. (*/adv)