TITIKNOL.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menggelar audiensi dan diskusi dengan fokus pada “Peran Mahasiswa Dalam Pembangunan Pendidikan di Kota Samarinda” pada Rabu, 11 Juni 2025.
Kegiatan ini menandai komitmen serius dalam memajukan sektor pendidikan melalui kolaborasi berbagai pihak.
Audiensi strategis ini melibatkan Komisi IV DPRD Kota Samarinda, perwakilan mahasiswa aktif dari berbagai organisasi fakultas di Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda, Asli Nuryadin. Kehadiran berbagai elemen ini menegaskan upaya kolektif dalam merumuskan kebijakan dan program pendidikan yang efektif.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kepedulian mahasiswa terhadap dunia pendidikan.
“Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kepedulian yang tinggi terhadap pendidikan kita, terutama bagi mereka yang memiliki latar belakang konsentrasi keguruan,” ujar Anhar.
Menurut Anhar, mahasiswa memiliki peran substansial dalam diseminasi pendidikan. Meskipun institusi pendidikan formal memiliki tanggung jawab utama dalam mendidik, mahasiswa dinilai memiliki kapasitas untuk melakukan aksi nyata dan berinteraksi langsung di lapangan.
“Kami dari lembaga legislatif akan memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif para mahasiswa ini,” tegasnya.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unmul, Muhammad Reski Nur Ilman menyatakan bahwa kontribusi mahasiswa dalam mendukung pendidikan memiliki dampak yang signifikan. Gerakan ini, lanjut Reski, telah mendapatkan respons positif dari Pemerintah Kota dan DPRD.
“Penekanan kami adalah bagaimana peran mahasiswa saat ini dapat menyokong pendidikan yang berada di bawah naungan pemerintah kota, mulai dari jenjang PAUD hingga SMP,” papar Reski.
Reski berharap, inisiatif mahasiswa ini dapat membentuk sinergitas yang berkesinambungan dengan para pemangku kebijakan di masa mendatang. Tujuannya adalah agar program pemerintah dapat disinkronkan dengan program mahasiswa dalam upaya pembentukan karakter di dunia pendidikan, demi terwujudnya kualitas pendidikan yang lebih baik di Kota Samarinda. (*/adv)












