TITIKNOL.ID – Cita-cita mulia Samarinda Bebas Tambang 2026 kini makin jadi prioritas serius! Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, bersama seluruh elemen masyarakat, berkomitmen penuh pada pembangunan berkelanjutan.
Artinya, ketergantungan pada sektor pertambangan bakal dialihkan ke sektor-sektor non-ekstraktif yang lebih hijau, seperti jasa, perdagangan, dan pariwisata!
Sebagai bentuk dukungan nyata, Komisi II DPRD Samarinda kini tengah ngebut merampungkan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengembangan dan Pengelolaan Pariwisata.
Ketua Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Samarinda, Viktor Yuan, tak menampik ada tantangan besar dalam menggodok regulasi ini: banyaknya hari libur, terutama dalam tiga bulan terakhir sejak Raperda Pariwisata pertama kali masuk pembahasan.
“Ya, (tantangan) sebenarnya ini kan kita kebanyakan cuti libur, cuti libur. Banyak hari besar keagamaan juga,” papar Viktor saat ditemui di Gedung DPRD Kota Samarinda baru-baru ini.
Namun, kendala itu tak membuat Pansus putus asa. Sebagai solusi, Viktor menegaskan bahwa proses penyerapan aspirasi tak hanya mengandalkan rapat formal. Mereka juga akan memaksimalkan pertemuan-pertemuan informal jika diperlukan.
“Sebenarnya kita masih butuh pembahasan lebih lanjut, tapi tidak apa-apa. Nanti di luar agenda rapat yang resmi juga kami bisa berdiskusi langsung,” ujarnya optimistis.
Raperda Pariwisata ini sebelumnya ditargetkan rampung pada 18 Juni 2025. Namun, melihat banyaknya hari libur yang mempengaruhi jadwal pembahasan, Viktor menjelaskan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan opsi perpanjangan waktu jika memang diperlukan.
“Alhamdulillah bisa dibilang sekarang sudah 80 persen progresnya. Tapi kita lihat mungkin ada perpanjangan karena melihat kemarin banyak libur juga ya,” kunci Viktor.
Langkah cepat DPRD ini menunjukkan keseriusan Samarinda dalam mempersiapkan masa depan ekonomi yang lebih berkelanjutan, jauh dari bayang-bayang tambang. Semoga Raperda ini segera rampung dan membawa Samarinda menjadi destinasi pariwisata unggulan! (*/adv)












