Bontang

Diduga Dicuri, Baut dan Mur Pelataran BK Hilang, Pemtrantibum Kunsari: Sangat Berbahaya!

221
×

Diduga Dicuri, Baut dan Mur Pelataran BK Hilang, Pemtrantibum Kunsari: Sangat Berbahaya!

Sebarkan artikel ini
Pelataran BK kehilangan baut dan mur jembatan yang diduga diambil oknum tak bertanggung jawab

TITIKNOL.ID, BONTANG — Proyek pembangunan Pelataran wisata Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara, masih menyisakan persoalan.

Meski pembangunan tahap pertama rampung pada akhir 2024, kondisi infrastruktur kini mulai mengkhawatirkan.

‎Sejumlah baut dan mur yang terpasang pada pembatas jembatan sepanjang 205 meter dengan lebar 32 meter itu diketahui telah lepas dari tempatnya.

Ada yang hilang sepenuhnya, ada pula yang hanya menyisakan baut tanpa mur.

‎Staf Pemerintahan, Ketentraman dan Ketertiban Umum (Pemtrantibum), Kunsari, menyatakan dugaan kuat bahwa hilangnya pengait tersebut bukan disebabkan oleh kerusakan teknis, melainkan ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.

‎”Hilangnya baut dan mur ini bisa karena getaran, tapi kami curiga ada pihak-pihak tertentu yang sengaja mengambil. Apalagi panjang baut sekitar 20 cm dan dipasang dari bawah papan,” jelas Kunsari, Selasa (17/6/2025).

‎Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan, terutama saat pelataran dipadati pengunjung.

Jika banyak orang bersandar di pembatas jembatan yang sudah kehilangan pengait, besar risiko pembatas roboh dan warga jatuh ke laut.

‎”Ini bisa fatal. Kalau enam titik pengait hilang, dan orang bersandar dalam jumlah banyak, bisa goyah dan roboh. Keselamatan warga jadi taruhannya,” ujarnya.

‎Pihak kelurahan melalui Pemtrantibum telah melakukan pemantauan dan akan segera melakukan upaya perbaikan, termasuk peningkatan pengawasan di sekitar lokasi wisata.

‎”Kami sudah pantau dan akan beri imbauan ke masyarakat. Perlu pengawasan lebih ketat, termasuk dari linmas,” tambahnya.

‎Senin mendatang, Pemtrantibum akan melaporkan kejadian ini ke Plt Lurah Bontang Kuala untuk dibahas lebih lanjut.

Pihak linmas juga akan dikerahkan untuk menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada.

‎”Kami minta Plt Lurah ambil peran aktif. Linmas akan menyampaikan imbauan ke pengunjung dan kami harap segera ada keputusan soal pengamanan dan perbaikan,” tutup Kunsari. (TN02)