TITIKNOL.ID, PENAJAM – Sekitar 3.000 peserta didik baru mulai jenjang SD dan SMP di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dipastikan akan menerima manfaat dari program unggulan Bupati PPU, Kartu Penajam Cerdas.
Program ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menjamin pemerataan akses pendidikan dasar dan menengah tanpa diskriminasi ekonomi.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Andi Singkerru mengatakan saat ini proses regulasi tengah dimatangkan.
Hanya tinggal menunggu tanda tangan Bupati, program tersebut siap dijalankan.
“Rencana, sebenarnya hari ini kita naikkan draft peraturan bupati (Perbub) nya yang sudah kita susun. Dari kami sudah menandatangani, mungkin sudah masuk bagian hukum. Mudahan segera rampung dan bisa ditandatangani Bupati, agar peluncurannya bisa dilakukan Agustus, sesuai target timeline kami,” kata Andi, ditemui Selasa (26/6/2025).
Ia mengakui, meskipun tahun ajaran baru dimulai Juli mendatang, pelaksanaan program masih menunggu dasar hukum resmi.
“Ini kan harus selesai dulu produk hukumnya, Perbub ini ditandatangani oleh Bupati, sehingga pelaksanaannya benar-benar sesuai dengan arahan beliau,” kata dia.
Andi menyebut, anggaran yang digelontorkan untuk Kartu Penajam Cerdas ini senilai Rp15 milyar, menyasar peserta didik kelas I SD dan VII SMP yang jumlahnya ribuan.
Adapun bantuan yang diterima nantinya digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar sekolah, seperti alat tulis, tas, seragam, dan sepatu siswa.
“Kartu Penajam Cerdas ini, bentukannya seperti ATM. Dana masuk ke rekening masing-masing siswa dan bisa dicairkan. Kita sudah menjalin kerja sama dengan Bank Kaltimtara untuk itu,” jelas Andi.
Opsi lainnya yang ditawarkan, belanja bisa dilakukan terlebih dahulu yang nantinya bisa dirembes lewat bukti nota.
“Tapi skemanya masih kita sesuaikan, seperti apa inginnya kepala daerah,” ucap Andi.
Andi berharap program yang sangat baik ini dapat memberikan kemudahan peserta didik dalam mengakses pendidikan utamanya perlengkapan sekolah mereka.
“Saya kira ini bagus sekali, tidak lagi dipilih-pilih yang tidak mampu, tapi semua anak dapat. Mereka tak lagi terkendala biaya perlengkapan, kini program seruan kepala daerah hadir untuk pendidikan terjangkau dan setara bagi seluruh anak-anak PPU,” pungkasnya.
(Advertorial/TN01)












