Penajam

PEDA XI KTNA 2025 Jadi Pendorong Semangat Petani-Nelayan PPU, Sujiati: Ilmu dari Kubar Harus Bisa Diterapkan di Daerah

300
×

PEDA XI KTNA 2025 Jadi Pendorong Semangat Petani-Nelayan PPU, Sujiati: Ilmu dari Kubar Harus Bisa Diterapkan di Daerah

Sebarkan artikel ini
Perwakilan DPRD PPU, Sujiati saat menghadiri pelepasan kontingen petani-nelayan se-PPU dalam ajang PEDA XI KTNA di Kubar

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Gelaran Pekan Daerah (PEDA) XI Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) 2025 di Taman Budaya Sendawar, Kutai Barat (Kubar), menjadi ruang strategis dalam meningkatkan kapasitas petani dan nelayan se-Kaltim.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Sujiati, menyambut hangat partisipasi daerah dalam ajang ini.

Sebanyak 70 peserta asal PPU yang terdiri dari petani dan nelayan turut serta dalam kegiatan selama sepekan tersebut.

Sujiati menilai, kegiatan ini tak hanya ajang seremonial, melainkan momentum penting dalam mendorong produktivitas sektor pertanian dan perikanan lokal.

“Walaupun dengan perjalanan yang luar biasa, ternyata sampai di sana hasilnya memuaskan. Demplot-demplotnya sukses besar,” ujar Sujiati saat dikonfirmasi, Rabu (25/6/2025).

Ia menyoroti keberhasilan pengembangan tanaman kedelai di Kubar, yang menurutnya cukup mengejutkan.

Diketahui, selama ini, komoditas tersebut lebih dikenal berhasil di wilayah seperti Jember, Jawa Timur. Namun kenyataannya, Kubar mampu membuktikan hal sebaliknya.

“Selama ini kita beranggapan kedelai hanya cocok di Jember. Tapi di Kubar hasilnya luar biasa bagus. Artinya, kita juga bisa mencoba di PPU,” katanya.

Sujiati meyakini gestur tanah di PPU tidak jauh berbeda dengan Kubar, sehingga penerapan teknik pertanian serupa berpeluang berhasil.

Ia menyebut contoh keberhasilan demplot di Kubar sebagai pembelajaran penting untuk dikembangkan di daerah.

Sementara di sektor perikanan, ia menyebut peserta dari kalangan nelayan juga mendapat pelatihan dan peningkatan keterampilan dalam teknik penangkapan ikan yang lebih efektif.

“Intinya peningkatan kapasitas SDM nelayan juga sangat diperhatikan di sana,” kata dia.

Sujiati menambahkan, 70 peserta yang mewakili seluruh kecamatan di PPU sudah sangat ideal. Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti PEDA XI KTNA tidak berhenti di lokasi kegiatan semata.

Baca Juga:   Berupaya Naikkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat di Kabupaten PPU

“Harapan kita, ketika mereka kembali nanti, ilmu yang didapat bisa langsung diterapkan. Karena ini bukan hanya tentang pengalaman, tapi tentang perubahan praktik di lapangan,” tutupnya.

(Advertorial/TN01)