Titiknol IKN

IKN Tancap Gas! 9 Proyek Baru Tahap II Dimulai, Anggaran Capai Rp3 Triliun Lebih

340
×

IKN Tancap Gas! 9 Proyek Baru Tahap II Dimulai, Anggaran Capai Rp3 Triliun Lebih

Sebarkan artikel ini
IKN TERUS BERGERAK - Suguhan hijau alam IKN Nusantarta di Kalimantan Timur. Geliat investasi membangun tempat hunian di IKN Nusantara, Kalimantan Timur terasa. Dimulai dari unian apartemen hingga rumah tapak mulai bergetar lajunya. (Titiknol.id)

TITIKNOL.ID — Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) memasuki fase penting dengan dimulainya Tahap II yang mencakup sembilan proyek baru.

Langkah ini ditandai dengan penandatanganan resmi sembilan perjanjian kerja sama oleh Otorita IKN.

Proyek-proyek tersebut akan menjadi bagian strategis dalam membangun infrastruktur modern dan berkelanjutan di kawasan IKN, yang tersebar di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Pelaksana tugas (Plt) Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Danis Hidayat Sumadilaga, menyebut sembilan paket pekerjaan ini mencerminkan pendekatan komprehensif.

Tujuh di antaranya merupakan proyek infrastruktur jalan.

Selain itu, proyek penataan kawasan olahraga, ruang terbuka hijau, dan penataan kawasan Sepaku turut menjadi prioritas.

Proyek-proyek ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung konektivitas antarkawasan.

Salah satu yang menonjol adalah penataan kawasan Sepaku, yang dibangun di tengah pemukiman aktif.

Proses perencanaan melibatkan masyarakat lokal, termasuk voting untuk model pembangunan Pasar Sepaku.

Selama konstruksi pasar yang berada di atas tanah desa ini berlangsung, para pedagang akan direlokasi sementara, dan dijanjikan dapat kembali setelah proyek rampung.

Tak hanya infrastruktur fisik, Otorita IKN juga akan mengembangkan kawasan glamping dan ruang terbuka hijau menjadi pusat edukasi, riset, dan rekreasi.

Wilayah ini menyimpan potensi hutan tropis yang cocok untuk kegiatan pembelajaran dan penelitian.

Untuk proyek peningkatan kualitas jalan sepanjang 12,3 kilometer, nilai anggarannya mencapai Rp3,042 triliun.

Sementara penataan kawasan olahraga dan kawasan Sepaku dialokasikan sekitar Rp313,2 miliar.

Danis menegaskan, seluruh pendanaan proyek ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

Hal ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam mempercepat pembangunan IKN menuju Indonesia Emas. (*)