TITIKNOL.ID, PENAJAM — Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang didapuk sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2025 menghadapi kendala besar dalam persiapan penyelenggaraan.
Keterbatasan anggaran membuat lima cabang olahraga (cabor) terancam tidak bisa dipertandingkan.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Andi Singkerru.
Menurutnya, awalnya Popda dirancang mengacu pada format Popnas dengan total 21 cabor. Namun, situasi keuangan membuat rencana itu harus disesuaikan.
“Dalam kondisi sekarang, kemungkinan hanya 14 cabor utama dan dua ekshibisi yang bisa digelar. Lima lainnya masih dalam evaluasi, karena kami harus realistis dengan anggaran yang ada,” ujar Andi saat dikonfirmasi, Jumat (11/7/2025).
Kelima cabor yang kemungkinan ditiadakan adalah dayung, catur, voli pantai, sepak takraw, dan tenis meja. Padahal, kelimanya termasuk yang paling banyak diminati pelajar dan memiliki potensi meraih prestasi.
PPU telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp7 miliar untuk mendukung penyelenggaraan Popda.
Namun menurut Andi, kebutuhan ideal penyelenggaraan secara menyeluruh diperkirakan mencapai Rp15 miliar.
Ia menyebut dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) masih minim.
“Pemprov baru mengalokasikan Rp3 miliar, itupun belum pasti. Harapan kami, provinsi bisa menanggung porsi yang lebih besar agar beban tidak hanya di kabupaten,” katanya.
Andi juga mengingatkan pentingnya sinergi dan komitmen bersama antara Pemkab dan Pemprov dalam menyukseskan Popda.
Ia tak ingin jika terjadi masalah, justru PPU yang disorot sementara jika sukses, provinsi yang mendapat apresiasi.
“Kalau ada kekurangan, masyarakat pasti menyalahkan tuan rumah. Tapi kalau sukses, biasanya yang mendapat sorotan positif provinsi. Maka harus ada kejelasan komitmen sejak awal,” tegasnya.
Popda 2025 dijadwalkan digelar pada bulan Oktober dan akan mempertandingkan cabor unggulan seperti karate, pencak silat, atletik, judo, gulat, taekwondo, bulu tangkis, basket, tinju, menembak bola, kempo, dan pickleball. Dua cabor ekshibisi direncanakan tanpa memperebutkan medali. (Advertorial/TN01)












