Nunukan

‎Speedboat Tabrakan di Nunukan, Satu Tewas dan Satu Selamat

269
×

‎Speedboat Tabrakan di Nunukan, Satu Tewas dan Satu Selamat

Sebarkan artikel ini
Kondisi speedboat kecil mengalami kerusakan setelah tabrakan dengan speedboat 200 PK.

TITIKNOL.ID, NUNUKAN – Kecelakaan laut kembali terjadi di perairan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

‎Insiden tragis ini melibatkan sebuah speedboat kecil dan kapal cepat SB BORNEO Express 02, Minggu (27/7/2025) sekitar pukul 14.45 WITA.

‎Satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat kejadian tersebut.

‎Menurut Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, IPTU Andre Azmi Azhari, kecelakaan bermula saat SB BORNEO Express 02 tengah melaju dari dermaga Yamaker menuju Pelabuhan Sei Nyamuk.

‎Kapal tersebut membawa paket logistik milik jasa ekspedisi J&T dan dikemudikan oleh Sabir, dibantu dua anak buah kapal, Aslan dan Roy Wilson.

‎”Saat melintas di perairan depan Pelabuhan Haji Putri, tiba-tiba muncul sebuah speedboat kecil berwarna kuning dari sisi kanan. Diduga, perahu kecil tersebut memotong haluan secara mendadak, sehingga tak bisa dihindari oleh SB BORNEO Express 02,” katanya.

‎“Speedboat kecil dikemudikan oleh Rexy Yosep dan membawa satu penumpang perempuan. Keduanya langsung terlempar ke laut akibat tabrakan,”Jelasl IPTU Andre saat dikonfirmasi wartawan.

‎Benturan keras membuat speedboat kecil tersebut hancur dan tenggelam di lokasi kejadian.

‎Sementara SB BORNEO Express 02 hanya mengalami goresan ringan di bagian lambungnya.

‎Awak kapal langsung melakukan pertolongan cepat bersama bantuan dari beberapa speedboat lain di sekitar lokasi.

‎Rexy Yosep, motoris perahu kecil tersebut, sempat dievakuasi ke Puskesmas Nunukan.

‎Namun nahas, nyawanya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

‎Sementara penumpang perempuan berhasil diselamatkan dan kini masih menjalani perawatan medis.

‎“Korban meninggal dunia satu orang, yaitu motoris speed kecil Rexy Yosep. Sedangkan satu penumpang selamat,” lanjut IPTU Andre.

‎Polisi masih terus mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti di lokasi kejadian.

‎Polisi juga mengimbau kepada seluruh pengguna transportasi laut agar selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan pelayaran.

‎Terutama di wilayah perairan yang padat aktivitas seperti Nunukan, potensi kecelakaan sangat tinggi jika tidak berhati-hati.

‎“Saat ini masih dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut. Kami akan mendalami penyebab kecelakaan dan memastikan semua prosedur telah dijalankan,” pungkas IPTU Andre. (*/Alan)