Penajam

Perpustakaan di PPU Didorong Jadi Pusat Pemberdayaan dan Inklusi Sosial

222
×

Perpustakaan di PPU Didorong Jadi Pusat Pemberdayaan dan Inklusi Sosial

Sebarkan artikel ini
Pemerintah PPU mendorong transformasi perpustakaan desa dan kelurahan menjadi pusat pemberdayaan masyarakat.

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong transformasi perpustakaan desa dan kelurahan menjadi pusat pemberdayaan masyarakat.

Perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang inklusif untuk pelatihan keterampilan, akses informasi, dan kegiatan inovatif lainnya.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah PPU, Tohar, saat membuka Sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) Tahun 2025 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip PPU di Aula Lantai III Kantor Bupati, Senin (11/8/2025).

Kegiatan ini diikuti 104 peserta dari perwakilan SKPD, kepala desa, lurah, dan pengelola perpustakaan desa/kelurahan.

Tohar mengatakan transformasi berarti perubahan menuju kondisi yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat, sedangkan inklusi sosial memastikan semua pihak mendapat kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dan memperoleh manfaat.

“Perpustakaan bisa menjadi pusat pemberdayaan, seperti pelatihan keterampilan dan akses informasi yang bermanfaat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan arsip yang tertib, terutama di tingkat desa dan kelurahan, sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip PPU, Muhammad Yusuf Basra, menjelaskan sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang konsep TPBIS, mendorong komitmen pemerintah desa/kelurahan, dan membangun kolaborasi antara perpustakaan, pemerintah, dan masyarakat.

Narasumber kegiatan berasal dari Dinas Perpustakaan Kota Balikpapan, yang berbagi pengalaman penerapan TPBIS di wilayahnya.

Yusuf Basra berharap perpustakaan desa/kelurahan di PPU dapat berkembang menjadi pusat inovasi, pembelajaran, dan pemberdayaan yang berkelanjutan.

(Advertorial/TN01)