Penajam

Sulitnya Bahan Baku Air Bersih, PPU Andalkan Bendung dan Embung

236
×

Sulitnya Bahan Baku Air Bersih, PPU Andalkan Bendung dan Embung

Sebarkan artikel ini
Bupati PPU Mudyat Noor

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Persoalan bahan baku menjadi tantangan utama dalam pemenuhan kebutuhan air bersih di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Hal ini disampaikan Bupati PPU, Mudyat Noor, saat membahas langkah pemerintah daerah mengatasi keterbatasan suplai air, terutama bagi masyarakat kurang mampu dan rumah ibadah.

Mudyat mengatakan sebaran wilayah pelayanan air bersih di PPU telah dipetakan.

Namun, kendala terbesar bukan pada pembangunan jaringan, melainkan ketersediaan bahan baku air.

“Kita lagi mengupayakan di APBN supaya persoalan bahan baku ini bisa diselesaikan,” ujarnya, Jumat (15/8/2025).

Salah satu usulan yang diajukan adalah pembangunan Bendung Lawe-Lawe dan Bendung Gerak Telake.

Kedua lokasi tersebut sudah diperiksa Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk melihat kelayakan.

Selain itu, pemerintah daerah juga berencana memanfaatkan embung milik perusahaan. Namun menurutnya, pemanfaatan embung swasta terkendala harga yang tinggi.

“Kalau pakai embung perusahaan, tarifnya jauh di atas tarif PDAM. Kita serba salah, mau beli dari perusahaan kemahalan, mau jual balik ke mereka kan tidak mungkin. Ini yang masih kita rumuskan,” jelasnya.

Mudyat menegaskan kebutuhan dasar air bersih dan sanitasi rumah tangga akan menjadi prioritas.

Pemkab PPU juga terus membuka peluang kerja sama dan negosiasi awal dengan pihak swasta agar sumber air alternatif dapat dimanfaatkan secara lebih terjangkau.

“Kita harap masalah ini bisa segera terpecahkan, karena air bersih adalah kebutuhan mendasar masyarakat,” pungkasnya.

(Advertorial/TN01)