BalikpapanTitiknolKaltim

Semarak HUT RI, Emak-emak Gala Puncak Balikpapan Heboh Pecahkan Balon tanpa Indera Mata

272
×

Semarak HUT RI, Emak-emak Gala Puncak Balikpapan Heboh Pecahkan Balon tanpa Indera Mata

Sebarkan artikel ini
HUT 80 RI - Emak-emak lomba HUT RI di Gala Puncak RT 25, Perumahan Pesona Bukit Batuah, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. Balon-balon warna-warni tergantung di antara pohon cery dan pagar besi hijau. Dengan mata tertutup kain merah putih, para peserta maju satu per satu, menebak-nebak arah sambil membawa sebatang tusuk bambu. (HO/Gala Puncak)

Balon warna-warni menggantung di sebuah utas tali rafia yang terikat pada sebuah pohon kersen dan pagar besi warna hijau. Sekelompok perempuan berjalan dari arah barat dengan ditutup matanya, mengarah ke sasaran balon-balon, Sabtu 16 Agustus 2025 sore. 

Itulah suasana perlombaan pecah balon dalam rangka semarak HUT ke 80 RI di Gala Puncak RT25, Perum Pesona Bukit Batuah, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. 

Grace (36), ibu rumah tangga yang merupakan satu di antara peserta lomba terlihat semangat. Tubuhnya yang mungil, terlihat lincah berjalan meski matanya ditutup oleh kain merah putih. 

Tidak belok kesana-kemari, Grace terlihat paham betul jalur yang harus dituju ke balon yang akan dipecahkan memakai sebatang tusuk bambu. 

Tangannya mengayun-ayun, saat Grace merasa yakin sudah berada dekat pada balon yang harus ditusuk. 

Jenis perlombaan ini mengasah kepekaan rasa sabar, ketenangan, dan konsentrasi dalam merasakan alam sekitar karena bergerak tanpa dilengkapi indera penglihatan. 

Ibu-ibu yang lainnya terlihat tidak mau kalah. Sebab pemenang ditentukan siapa yang terlebih dahulu bisa memecahkan balon.

Mereka yang sampai di dekat balon belum tentu bisa memecahkannya. Seperti apa yang dialami Mama Fajrin, aksinya tidak lemas, penuh gairah, namun lagi-lagi sukar sekali memecahkan balon. Lantaran langkah kakinya melewati garis batas gantungan balon. 

“Kelewatan bu, itu bendera, bukan balon. Hati-hati nanti tusuk orang lain,” ujar Anto Eko Febrianto, satu di antara penonton yang hadir, memberi dukungan kepada emak-emak yang berlomba di Gala Puncak Balikpapan. 

Kontan saja, perlombaan itu memberikan decak kagum warga, lingkungan Gala Puncak jadi ramai dan heboh. Di antaranya, ada penonton yang tertawa terpingkal-pingkal hingga bersorak-sorai memberikan dukungan ke salah satu peserta lomba.

Baca Juga:   4 Kawasan Kumuh di Balikpapan Masih jadi Pekerjaan Rumah Bagi Pemkot

Kegiatan lomba tersebut dalam rangka untuk menyambut hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Lomba tidak hanya diikuti emak-emak tetapi juga kalangan anak-anak setempat. 

Ketua Pantia Lomba HUT RI, Mama Safa, menyatakan, tujuan dari kegiatan perlombaan ini untuk memberikan kegembiraan dan keramaian untuk mengingat hari Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Di tempat yang sama, Budi Susilo, pegiat lingkungan Gala Puncak, sambut positif atas kegiatan yang diinisiasi kalangan ibu-ibu ini.  

Tentu saja, kata Budi, perlombaan ini dilakukan untuk memupuk kebersamaan dan persatuan warga serta memberikan wadah kegiatan yang bernilai positif bagi kalangan ibu-ibu dan anak-anak. 

Aktivitas lomba dilakukan sejak pukul 13.00 Wita, diselimuti dengan cuaca yang cerah. Awan biru putih jadi payung. Panas terik matahari tidak terlalu menyengat lantaran kegiatan lomba ini dilangsungkan di bawah pohon rindang Gala Puncak. 

Jenis lomba yang digelar tidak hanya satu, tetapi ada banyak. Di antaranya ada lomba, makan kerupuk, balap kereng sendok, joget berebut kursi, memasukan bendera ke botol kaca.

Panitia penyelenggara juga sediakan hadiah makanan minuman dan buku tulis untuk apresiasi kepada mereka yang juara lomba. (*)