Penajam

Bendung Lawe-Lawe Belum Optimal, AMDT Tunggu Sertifikat Layak Operasi dan Penyelesaian Pembangunan

218
×

Bendung Lawe-Lawe Belum Optimal, AMDT Tunggu Sertifikat Layak Operasi dan Penyelesaian Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Direktur Perumda Air Minum Danum Taka Abdul Rasyid

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Infrastruktur bendung Lawe-lawe yang belum selesai menjadikan pemanfaatannya belum juga optimal.

Direktur Perumda Air Minum Danum Taka (AMDT), Abdul Rasyid mengatakan Bendung Lawe-lawe belum memiliki sertifikat layak operasi sehingga pemanfaatannya pun belum bisa secara penuh.

“Sebenarnya kita sudah manfaatkan tetapi memang tidak full pemanfaatannya. Karena pertama belum ada sertifikat layak operasinya, kedua karena memang pembangunannya belum selesai,” kata Abdul Rasyid, Senin (18/8/2025).

Ia menjelaskan bendung Lawe-lawe difungsikan untuk menampung air hujan.

Air tampungan tersebut akan dibiarkan hingga pada kondisi tertentu seperti kekeringan, barulah air tersebut dilepaskan ke sungai Lawe-lawe kemudian dialirkan ke sistem intake Perumda AMDT untuk diolah.

“Air di Bendungan Lawe-Lawe itu sebenarnya ada, air hujan yang tidak bisa kemana-mana. Apabila kondisinya tidak normal seperti kekeringan atau musim kemarau, airnya kita lepaskan, mengalir ke sungai Lawe-lawe. Jadi kita alirkan ke intake kita untuk diolah menjadi air bersih,” jelas Rasyid.

Ia menyebut, pemerintah daerah kini tengah mengupayakan agar infrastruktur bendung tersebut dapat terbangun.

“Pak Bupati telah bertemu menteri Pekerja Umum (PU), ini salah satu perjuangan beliau supaya bendung lawe-lawe dapat dibangunkan oleh pemerintah pusat,” ucapnya.

Perumda AMDT dalam hal ini tentu saja sangat mendukung upaya kepala daerah, sejalan dengan program pemerintah terkait peningkatan kebutuhan dasar air bersih, Rasyid berharap pembangunannya dapat segera terealisasi.

“Jadi pemanfaatannya terbatas untuk saat ini. Kalau musim hujan, airnya kita tampung dan kita biarkan dulu. Kalau musim kemarau dan sudah kering, kita buat saluran air tambahan untuk dialirkan ke sungai, nanti kita tutup lagi,” ujarnya.

Ia mengungkapkan sejatinya tampungan air di bendung Lawe-lawe saat ini merupakan sumber air baku cadangan untuk daerah sekitar selain dari kolam-kolam retensi di area tersebut dan rawa-rawa.

Baca Juga:   Pj Bupati Makmur Marbun Apresiasi Adanya Forum Standar Pelayanan di Lingkup Sekretariat Daerah PPU

(TN01)