Penajam

Animo Kuliah di PPU Meningkat, Nicko: Ini Perubahan Pola Pikir yang Baik

146
×

Animo Kuliah di PPU Meningkat, Nicko: Ini Perubahan Pola Pikir yang Baik

Sebarkan artikel ini

TITIKNOL.ID, PENAJAM – 790 putra-putri daerah Penajam Paser Utara (PPU) melanjutkan pendidikan tinggi ke universitas lokal, Universitas Gunadarma.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pemkab PPU, Nicko Herlambang menyebut angka ini menunjukkan tingginya animo masyarakat menuju perubahan pola pikir yang lebih maju.

Menurutnya, sejak institusi pendidikan ini hadir di tengah-tengah masyarakat, banyak siswa tergerak untuk melanjutkan pendidikan tinggi mereka.

Alasannya, karena kemudahan akses dan biaya transportasi serta akomodasi menjadi tidak terlalu tinggi.

“Ini menjadi catatan penting, bahwa dulu waktu awal survey ke sekolah-sekolah, keinginan orang untuk melanjutkan pendidikan tinggi ke swasta itu kecil, hanya 5 persen. Pasca pendirian kampus, minat mereka itu diatas 40 persen,” jelas Nicko, Senin (25/8/2025).

Menurutnya, langkah itu telah mengubah budaya masyarakat PPU yang semula acuh tak acuh terhadap pendidikan tinggi, kini memunculkan motivasi dan kemauan untuk meraih pendidikan tinggi.

“Pertama karena kampusnya dekat. Kedua, mereka tetap bisa membantu orang tua. Itu animonya tinggi, merubah culture orang disini. Ketika lulus SMA dia punya rasa minder kalau temannya kuliah berangkat ke kampus, tapi dia tidak,” ujar Nicko.

Kekhawatiran soal biaya, lanjut Nicko menurutnya juga tidak terlalu menjadi beban. Pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten telah membuka peluang dan kesempatan bagi mahasiswa lokal mendapatkan bantuan pendidikan.

“Pemprov punya program gratis pol mereka. Pemkab PPU juga bantu mengcover beberapa jurusan yang tidak tersentuh oleh program Gaspol tadi,” kata dia.

Ia menyoroti bahwa menjadi tantangan tersendiri bagi daerah dalam mengimplementasikan program-program peningkatan pendidikan dan mengubah pandangan masyarakat agar lebih peduli terhadap pentingnya pendidikan tinggi.

“Culture ini yang mahal. Tapi meskipun begitu perubahan pola pikir ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mobilitas sosial, dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” pungkasnya.

Baca Juga:   Program Bank Sampah Dinilai Tak Berjalan Maksimal, DPRD PPU Dorong Kesadaran Masyarakat

(TN01)