TITIKNOL.ID, PENAJAM – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke-40 yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur resmi dibuka di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Rabu (10/9/2025).
Kegiatan ini didukung berbagai mitra, seperti SKK Migas, Pertamina, termasuk Lembaga Uji Pikiran Rakyat sebagai penguji.
Diikuti sebanyak 38 peserta dari jenjang muda, madya, dan utama, UKW ini digelar selama empat hari terhitung sejak 8 hingga 12 September 2025.
Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, yang membuka kegiatan, menekankan pentingnya wartawan beradaptasi dengan perkembangan digital tanpa mengabaikan etika dan kualitas kerja.
“Persaingan digital sangat ketat, citizen journalism semakin kuat. Peran pers menyampaikan informasi harus tetap faktual dan berbasis data,” ujarnya.
Faisal juga menyoroti pentingnya kecepatan dan akurasi dalam pemberitaan, berbeda dengan media sosial yang cenderung mengutamakan kecepatan tanpa menjamin kebenaran informasi.
“Media sosial menyebar cepat, tapi akurasi datanya masih dipertanyakan. Wartawan harus bisa lebih dipercaya,” katanya.
Ia mengajak peserta UKW untuk terus belajar dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan audiens.
“Framing berita sekarang makin tipis. Bukan soal keinginan kita, tapi apa yang dibutuhkan pembaca,” tegasnya.
Ketua PWI Kaltim, Abdurrahman Amin, menyatakan UKW menjadi bagian penting dalam meningkatkan profesionalisme wartawan di Kaltim.
Ia menekankan pentingnya kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan sebagai pondasi profesi wartawan.
“Wartawan adalah penyambung aspirasi masyarakat. Kita setara dengan eksekutif dan legislatif, tapi tetap harus menjunjung etika,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Lembaga Uji Pikiran Rakyat, Reva Ariani, mengapresiasi kepercayaan PWI Kaltim yang kembali melibatkan pihaknya sebagai penguji.
“Ini kali kedua kami terlibat. Semoga seluruh peserta bisa lulus dengan hasil kompeten,” ungkapnya.
UKW ke-40 ini menjadi bukti komitmen PWI Kaltim dalam mendorong peningkatan mutu wartawan di tengah tantangan era digital.
(TN01)












