Penajam

Diskominfo PPU Hadiri Pengukuhan Tim Tanggap Insiden Siber Nasional di BSSN Depok

29
×

Diskominfo PPU Hadiri Pengukuhan Tim Tanggap Insiden Siber Nasional di BSSN Depok

Sebarkan artikel ini

TITIKNOL.ID, DEPOK – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Khairudin, bersama Kepala Bidang Aplikasi Informatika dan Persandian (AIP) Syafruddin Lamato, serta Kepala Bidang Informasi, Komunikasi, Publikasi dan Humas (IKPH) Eko Sumarlianto, menghadiri kegiatan Pengukuhan Bersama Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) Sektor Administrasi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Tahap II Tahun 2025 di Auditorium Mayjen TNI (Purn) dr. Roebiono Kertopati, Kantor BSSN RI, Depok, Senin (27/10/2025).

‎Kegiatan tersebut merupakan langkah strategis Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam memperkuat kesiapsiagaan nasional menghadapi ancaman dan insiden siber di lingkungan instansi pemerintah serta sektor strategis nasional.

‎Sebanyak 56 tim TTIS resmi dikukuhkan, terdiri dari 14 tim dari instansi pusat, 6 dari sektor pembangunan manusia, serta 36 dari pemerintah daerah, termasuk Tim Tanggap Insiden Siber Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU-CSIRT).

‎Kepala BSSN RI, Letjen (Purn) Nugroho Sulistyo Budi, menegaskan bahwa keamanan siber merupakan tanggung jawab bersama lintas sektor dan daerah.

‎“Dengan terbentuknya TTIS, kita ingin membangun kesadaran dan kesiapsiagaan hingga ke level daerah. Setiap insiden siber harus ditangani cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujarnya.

‎Ia menyebut, BSSN berkomitmen memberikan dukungan dan layanan fasilitasi 24 jam kepada seluruh tim tanggap insiden siber di Indonesia.

‎“Ini baru langkah awal. Setelah pengukuhan, tanggung jawab kita adalah meningkatkan kompetensi dan kredibilitas tim agar sistem elektronik pemerintahan berjalan aman dan andal,” tegasnya.

‎Menurut Nugroho, penguatan keamanan siber hanya bisa terwujud melalui kolaborasi antar pemangku kepentingan.

‎“Keamanan siber tidak bisa ditangani oleh satu entitas saja. Pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat harus bekerja bersama dalam satu ekosistem keamanan siber nasional,” tambahnya.

‎Sementara itu, Kepala Diskominfo PPU Khairudin, yang hadir mewakili Bupati Penajam Paser Utara, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas pengukuhan tim PPU-CSIRT.

‎Ia menyebut, tim tersebut menjadi ujung tombak dalam pencegahan dan penanggulangan insiden siber di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU.

‎“PPU-CSIRT berperan penting sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan data dan informasi pemerintah daerah. Kolaborasi dengan BSSN serta berbagai CSIRT di tingkat nasional akan memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan aman,” ujar Khairudin.

‎Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala BSSN RI atas dukungan terhadap pembentukan dan pengukuhan tim tanggap insiden siber di daerah.

‎“Langkah ini adalah wujud komitmen bersama untuk memastikan keamanan informasi dan sistem elektronik di lingkungan Pemkab PPU tetap terjaga,” tuturnya.

‎Dengan keikutsertaan dalam TTIS Nasional Tahap II ini, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menegaskan kesiapannya menghadapi tantangan era digital. PPU berkomitmen menghadirkan layanan publik yang aman, andal, dan terpercaya bagi seluruh masyarakat. (*/)