SamarindaTitiknolKaltim

November Ada Harga BBM Nonsubsidi Pertamina di Kaltim Naik, Didorong 2 Faktor

139
×

November Ada Harga BBM Nonsubsidi Pertamina di Kaltim Naik, Didorong 2 Faktor

Sebarkan artikel ini
BBM DI KALTIM - Kondisi SPBU di Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada 29 November 2025. 

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Menyambut bulan November 2025, PT Pertamina (Persero) kembali merilis daftar harga terbaru Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi untuk seluruh Indonesia, termasuk di Pulau Kalimantan.

Berdasarkan pengumuman resmi yang berlaku mulai 1 November 2025, terdapat sedikit penyesuaian harga pada BBM kategori diesel performa tinggi (Dex Series).

Kabar baiknya, BBM non-subsidi premium seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green terpantau masih stabil tanpa perubahan harga.

Sementara itu, harga BBM subsidi, yakni Pertalite (Rp10.000/liter) dan Bio Solar (Rp6.800/liter), tetap dipertahankan.

Kenapa Harga BBM Berubah?

Perlu diketahui, fluktuasi harga BBM Pertamina non-subsidi diatur berdasarkan dua faktor utama:

  • Tren Harga Minyak Dunia: Harga rata-rata minyak mentah global.
  • Nilai Tukar Rupiah: Fluktuasi kurs Rupiah terhadap Dolar AS.

Penentuan harga ini merupakan kewenangan bersama antara Pertamina dan pemerintah, yang juga menjadi alasan mengapa harga BBM dapat berbeda-beda di setiap provinsi.

Daftar Harga BBM Pertamina di Seluruh Kalimantan per 1 November 2025

Berikut adalah rincian harga BBM non-subsidi Pertamina yang berlaku di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Pulau Kalimantan, dikutip dari laman resmi PT Pertamina Patra Niaga:

Jenis BBM

Kalimantan Barat, Tengah, Timur, Utara
Kalimantan Selatan

Pertamax Turbo
Rp13.400
Rp13.700
Pertamax
Rp12.500
Rp12.800

Pertamina Dex
Rp14.500 (Naik dari Rp14.300)
Rp14.800 (Naik dari Rp14.600)

Dexlite
Rp14.200 (Naik dari Rp14.000)
Rp14.500 (Naik dari Rp14.300)

Pertalite (Subsidi)
Rp10.000 (Tetap)
Rp10.000 (Tetap)

Bio Solar (Subsidi)
Rp6.800 (Tetap)
Rp6.800 (Tetap)

(*)