TITIKNOL.ID, PENAJAM – Wakil Ketua II DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Andi Muhammad Yusuf, menyoroti banjir yang melanda RSUD Ratu Aji Putri Botung setelah hujan deras hanya sekitar satu jam pada Rabu (12/11/2025). Ia menilai masalah utama berada pada sistem drainase yang tidak mampu menyalurkan air dengan cepat.
Andi meminta pemerintah daerah memberikan perhatian khusus pada saluran pembuangan rumah sakit yang mengarah ke laut.
“Drainase yang tembus ke laut harus diperhatikan. Kalau salurannya cukup besar, air bisa mengalir dan tidak meluap ke rumah sakit,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).
Ia menekankan perlunya langkah antisipasi lebih serius dari dinas terkait agar kejadian serupa tidak terulang, terutama karena banjir kali ini terjadi begitu cepat.
“Bencana bisa datang tiba-tiba, jadi kesiapsiagaan harus benar-benar ditingkatkan. Jangan sampai ada kesan kurang baik terhadap RSUD maupun Dinas Kesehatan,” tegasnya.
Meski banjir sempat memasuki IGD, laboratorium, rawat jalan, dan halaman depan rumah sakit, sebagaimana laporan BPBD PPU pelayanan RSUD tetap berjalan. Namun DPRD menilai pembenahan tetap harus dilakukan.
“Perbaikannya harus direncanakan matang. Rumah sakit itu tempat pelayanan untuk orang sakit, jadi perlu perhatian khusus,” tambah Andi.
(TN01/Advertorial)












