TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Kisah pilu menyelimuti dunia hiburan malam Samarinda. Seorang lady companion (LC) berinisial SA (24), yang merantau dari Jakarta, dilaporkan meninggal dunia secara mendadak di sebuah mess tempat hiburan malam (THM) di Jalan Imam Bonjol pada Kamis subuh (13/11/2025).
Kematian SA, yang jauh-jauh datang ke Samarinda demi mencari nafkah, diduga kuat akibat overdosis (OD) setelah mengonsumsi minuman keras (miras) dan ineks. Jasad SA sendiri telah dipulangkan ke kampung halamannya di Ibu Kota.
Meskipun kabar kematian SA santer terdengar, kasus tragis ini justru menyisakan tanda tanya besar, lantaran banyak pihak yang mengaku tidak mengetahui insiden tersebut.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, menyatakan hingga kini pihaknya belum menerima laporan resmi mengenai kasus dugaan overdosis yang menewaskan LC tersebut.
“Saya cek dulu, kapan kejadiannya? Oke monitor,” ujar Kombes Hendri Umar saat dikonfirmasi, berjanji akan menindaklanjuti informasi yang beredar di masyarakat.
Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada pihak rumah sakit.
Humas RSUD AW Sjahranie, dr. Arysia Andhina (dr. Sisi), menegaskan bahwa setelah dilakukan pengecekan mendalam, tidak ada pasien dengan inisial SA yang terdaftar masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada tanggal 13 November 2025.
“Dicek tanggal 13 November tidak ada. Bahkan sudah mencari dengan pengetikan tiga nama berbeda juga tidak ada,” tuturnya.
Manajemen THM Bantah Keras dan Sebut Hoaks
Makin menambah misteri, pihak manajemen tempat hiburan malam tempat SA bekerja membantah keras kabar tersebut.
General Manager (GM) THM tersebut, Teguh, menyebut informasi yang beredar sebagai berita bohong (hoaks). Ia juga secara tegas menampik dugaan adanya narkoba di tempatnya.
“Tidak benar informasi itu. Hoaks itu. Mungkin di tempat (THM) lain. Saya memang sudah dengar, tapi tidak ada di tempat kami. Apalagi tidak ada narkoba di tempat kami,” tegas Teguh.
Dengan tidak adanya laporan resmi kepolisian maupun catatan medis dari rumah sakit, kasus kematian LC asal Jakarta ini kini diselimuti misteri dan menunggu investigasi lebih lanjut dari pihak kepolisian. (*)












