Satu paket bernilai Rp1 juta per siswa! Program ‘Gratispol’ dari Gubernur Rudy Mas’ud resmi disalurkan, menyediakan seragam, sepatu, tas, dan topi gratis bagi 63.718 pelajar SMA/SMK di Kaltim, sekaligus meringankan beban besar orangtua
TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Kabar gembira bagi pelajar di Kalimantan Timur. Program Gratispol (Gratis Seragam Sekolah) yang menjadi inisiatif Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji kini resmi bergulir.
Program ini diharapkan dapat menjadi penopang nyata, meringankan beban biaya pendidikan yang ditanggung oleh orang tua siswa.
“Tahun ini, kami menyiapkan bantuan seragam untuk 63.718 siswa SMA/SMK di seluruh Kaltim,” ujar Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud pada awal pekan lalu, menegaskan komitmennya terhadap pendidikan.
Untuk tahun pertama kepemimpinan pasangan ini, bantuan difokuskan pada siswa kelas X (kelas 1) SMA/SMK, baik dari sekolah negeri maupun swasta.
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud merencanakan program serupa akan diperluas ke jenjang dan kelas lain pada tahun-tahun mendatang.
Bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kaltim ini sangat komprehensif, berupa satu paket lengkap yang terdiri dari:
- Seragam sekolah
- Sepatu
- Tas
- Topi
- Nilai total bantuan per siswa mencapai Rp1 juta.
Target Distribusi dan Prioritas Wilayah
Distribusi program Gratispol telah dimulai sejak 28 November 2025 dan akan terus digencarkan secara bertahap hingga tenggat waktu 31 Desember 2025 di seluruh kabupaten dan kota se-Kaltim.
Pada tahap awal ini, distribusi diprioritaskan di tiga wilayah padat penduduk:
- Kota Samarinda
- Kota Balikpapan
- Kabupaten Kutai Kartanegara
Hingga awal pekan ini, sebanyak 5.700 paket seragam telah sukses disalurkan. Rincian distribusinya mencakup:
Balikpapan: 1.200 paket untuk 2 sekolah negeri.
Samarinda: 3.250 paket untuk 25 sekolah negeri, dan 1.350 paket untuk 23 sekolah swasta.
Cepat, Tepat, dan Bersih
Mengingat besarnya anggaran yang dikelola, Gubernur Rudy Mas’ud berulang kali menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pelaksanaan program ini.
“Saya ingin semua bekerja cepat, tepat, dan bersih,” pesan Gubernur Rudy Mas’ud.
Ia berharap program Gratispol tidak hanya memberikan manfaat nyata bagi anak-anak Kalimantan Timur dalam hal pemerataan fasilitas pendidikan, tetapi juga dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi dan transparan. (*)












