Titiknol IKN

Menuju Ibu Kota Politik 2028, OIKN Teken 8 Kontrak Pembangunan Gedung DPR dan MA

61
×

Menuju Ibu Kota Politik 2028, OIKN Teken 8 Kontrak Pembangunan Gedung DPR dan MA

Sebarkan artikel ini
Panorama lanskap IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

TITIKNOL.ID – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menunjukkan progres signifikan menuju target sebagai Ibu Kota Politik pada 2028.

‎Hal ini ditandai dengan penandatanganan delapan paket kontrak pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif yang berlangsung di Kantor Kemenko 4 IKN, Kamis (4/12/2025).

‎Penandatanganan tersebut menjadi bagian penting dari akselerasi pembangunan tahap kedua IKN, yang berfokus pada pembangunan institusi tinggi negara.

‎Hingga saat ini, sebanyak 20 dari total 28 paket pekerjaan tahap 2 (2025–2029) telah diteken, terdiri dari 14 paket pembangunan fisik dan 6 paket manajemen konstruksi atau supervisi.

‎Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa penandatanganan tersebut menandai kesiapan kawasan memasuki fase konstruksi yang lebih intensif.

‎Ia memastikan pembangunan tahap ini harus dilakukan dengan matang dan berkualitas.

‎Adapun delapan paket kontrak yang ditandatangani mencakup lima paket pembangunan bangunan gedung dan kawasan perkantoran legislatif yang terdiri dari 16 gedung di area seluas 41,81 hektare.

‎Selain itu, dua paket pembangunan gedung dan kawasan perkantoran yudikatif yang terdiri dari empat gedung akan dibangun di lahan seluas 15,15 hektare.

‎Paket terakhir mencakup pembangunan bangunan pendukung yang meliputi pembangunan Kantor OIKN Tahap II sebanyak tiga gedung di atas lahan 2,9 hektare dan pembangunan Kantor Polres IKN Tahap I sebanyak tiga gedung di atas lahan 3,07 hektare.

‎Basuki menegaskan bahwa kualitas dan estetika harus menjadi prioritas dalam pekerjaan konstruksi.

‎Ia berharap pembangunan tahap kedua ini mampu menjadi standar baru pembangunan kota berkelanjutan di dunia.

‎“Pembangunan tahap 2 ini harus lebih baik dari sebelumnya. Saya kira pembangunan ini akan menjadi contoh untuk dunia nantinya,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Jumat (5/12/2025).

‎Ia menambahkan bahwa penandatanganan kontrak ini merupakan langkah strategis dalam memastikan pembangunan lembaga tinggi negara berjalan sesuai rencana, baik dari segi desain, waktu, maupun kualitas.

‎Dengan berjalannya tahap ini, OIKN berharap pembangunan semakin memperkuat fondasi penyelenggaraan pemerintahan dan mempercepat kesiapan IKN sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia pada 2028.

‎(*/)

Baca Juga:   Jokowi Batal Ngumpul dengan Relawan di IKN, Budi Arie: Tak Mau Ganggu Persiapan 17 Agustus