TITIKNOL.ID, PENAJAM – Penyaluran Kartu Penajam Cerdas (KPC) kembali berlanjut ke wilayah Kecamatan Waru. Kali ini, pendistribusian dilakukan di SMP Negeri 13 Waru, Kamis (18/12/2025).
Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor bersama Wakil Bupati Waris Muin turut mengikuti rangkaian penyaluran program tersebut, yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kecamatan Penajam dan Sepaku.
“Hari ini di Kecamatan Waru, Penajam, dan Sepaku sudah, menyusul Kecamatan Babulu,” ujar Mudyat.
Ia menargetkan seluruh distribusi KPC dapat dirampungkan sebelum memasuki libur akhir tahun sekolah.
“Insyaallah akan diselesaikan sebelum anak-anak kita liburan. Mudahan KPC ini bisa bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.
Untuk Kecamatan Waru, program KPC menyasar sebanyak 597 penerima, terdiri dari 287 siswa kelas I SD dan 310 siswa kelas VII SMP.
“Kalau khusus hari ini di SMPN 13 ada 180 lebih siswa. Ribuan sebelumnya sudah tersalurkan di Kecamatan Penajam,” tambahnya.
Mudyat berharap, seiring membaiknya kondisi fiskal daerah, kuota penerima KPC ke depan dapat ditambah, sejalan dengan visi kepala daerah yang menargetkan program tersebut dapat menjangkau seluruh siswa SD dan SMP.
“Kita berharap kalau anggaran kita sudah normal lagi, kita bisa menjangkau semua anak-anak SD dan SMP tanpa terkecuali,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada tahun pertama pelaksanaannya, KPC masih difokuskan kepada pelajar baru. Hal itu disebabkan adanya kebijakan efisiensi anggaran, sementara program prioritas pemerintah tetap harus dijalankan.
“Cita-citanya memang semua pelajar di bawah naungan Disdikpora PPU. Kita harapkan ini bisa membantu orang tua meringankan beban masuk sekolah,” katanya.
Ke depan, pemerintah daerah juga menargetkan penyaluran KPC dapat dilakukan lebih tepat waktu, bertepatan dengan awal tahun ajaran baru.
“Kalau sekarang ini kan di akhir tahun karena proses penyesuaian,” tutup Mudyat.
Sebagai informasi, program Kartu Penajam Cerdas tahun 2025 menyasar total 6.367 siswa di empat Kecamatan.
Setiap siswa menerima bantuan sebesar Rp600 ribu yang disalurkan melalui rekening masing-masing, dengan total anggaran mencapai Rp3,8 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten PPU.
(TN01)












