PenajamTitiknolKaltim

Pesisir Jadi Etalase Kota, Pemkab PPU Akui Belum Masuk Tahap Program

38
×

Pesisir Jadi Etalase Kota, Pemkab PPU Akui Belum Masuk Tahap Program

Sebarkan artikel ini
PELABUHAN - Mulai Pelabuhan Penajam hingga Coastal Road, kawasan pesisir diharapkan menjadi wajah Kabupaten PPU yang lebih rapi ke depan. (TITIKNOL.ID/Cindy)

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengulas kembali penataan kawasan pesisir sebagai wajah kota.

Gagasan tersebut masih sebatas diskusi internal dan belum masuk dalam program resmi pemerintah daerah.

Sekretaris Daerah PPU, Tohar, mengatakan ide itu berangkat dari perencanaan awal saat PPU berdiri, namun belum pernah diwujudkan secara nyata.

“Belum ada program yang tercetus. Ini masih diskusi-diskusi, menghidupkan kembali perencanaan di awal berdirinya PPU,” ujar Tohar, Sabtu (3/1/2026).

Menurut dia, wajah PPU ke depan diharapkan dapat terlihat sejak memasuki Pelabuhan Penajam hingga sepanjang jalur coastal road.

Salah satu konsep yang dibahas adalah menata permukiman pesisir agar menghadap ke laut, bukan membelakanginya.

“Banyak daerah yang berbatasan langsung dengan laut. Idealnya, rumah tidak membelakangi laut,” kata Tohar.

Ia menyebut, daerah yang memiliki kemampuan, sebaiknya memoles kawasan terkesan kumuh itu menjadi lebih rapi dan menarik.

Konsep itu diyakini dapat mendorong kebersihan kawasan pesisir. Warga dinilai akan lebih peduli menjaga lingkungan jika laut berada tepat di depan rumah mereka.

“Kalau menghadap laut, orang tidak akan mau buang sampah sembarangan. Juga tidak saling berlomba membuat bangunan menjorok ke laut,” jelasnya.

Meski demikian, ditegaskan wacana itu masih sebatas pembahasan. Pemerintah daerah belum menetapkan langkah pasti untuk memasukkannya ke dalam perencanaan pembangunan.

“Kalau sudah masuk program tentu harus dimulai. Saat ini masih sebatas perbincangan untuk memperbaiki wajah PPU,” ujar dia.

Senada, Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, menilai penataan kawasan pesisir penting untuk menghadirkan pintu gerbang kota dari sisi laut.

“Selama 23 tahun PPU berdiri, belum ada perubahan signifikan pada pintu gerbang kota, khususnya di kawasan Pelabuhan Penajam,” kata Waris.

Baca Juga:   Simpan 2,05 Gram Sabu, Pria di Balikpapan Ini Terancam 5 Tahun Penjara

Ia berharap ke depan wajah PPU dapat ditata lebih rapi dan tidak lagi menimbulkan kesan kumuh, terutama di kawasan pesisir yang menjadi titik masuk utama wilayah.

(TN01)