Bukan sekadar peserta, Kaltim kini membidik takhta tertinggi sebagai provinsi terbaik di luar Pulau Jawa. Meski target PON sebelumnya meleset, semangat Benua Etam justru kian membara menuju 2028
TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Meski target lima besar pada PON XXI/2024 Aceh-Sumut belum tercapai, Kalimantan Timur tetap mencatatkan tren positif dengan raihan medali yang melampaui dua edisi PON sebelumnya.
Semangat kebangkitan ini menjadi mesin penggerak utama dalam Rakerprov KONI Kaltim yang digelar di Aula Kadrie Oening Tower, Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Sabtu (3/1/2026).
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, yang hadir dalam kesempatan tersebut, mengapresiasi progres atlet Benua Etam namun memberikan catatan kritis.
Menurutnya, penambahan medali juga dipengaruhi oleh banyaknya cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan.
Kalau mau juara, tidak bisa instan. KONI Kaltim harus menjadi wadah strategis untuk pembibitan atlet sejak dini.
“Target kita jelas, Kaltim harus bersaing di level nasional dan minimal menjadi yang terbaik di luar Pulau Jawa,” tegas Wagub Seno Aji.
Senada dengan hal itu, Wakil Ketua Umum I KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno, menilai ambisi Kaltim sangat realistis.
Ia menekankan bahwa dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi adalah kunci utama.
“Kaltim punya potensi besar. Jika Gubernur dan Wakil Gubernur memberikan dukungan total, predikat terbaik di luar Jawa sangat mungkin diraih,” ungkapnya.
Rusdiansyah Aras Umumkan Pamit
Di tengah rencana besar tersebut, suasana sempat berubah haru saat Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, memberikan sambutan.
Ia menyatakan bertanggung jawab penuh atas pencapaian di PON XXI lalu. Sebagai bentuk sportivitas dan pendewasaan organisasi, Rusdi mengumumkan tidak akan mencalonkan diri kembali untuk periode berikutnya.
“Saya ingin memastikan transisi kepemimpinan ini berjalan lancar. Estafet ini adalah simbol kedewasaan kita berorganisasi,” ujar Rusdi.
Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para atlet dan pelatih.
“Salam hormat untuk Anda semua. Anda adalah garda terdepan yang telah bekerja keras mengharumkan nama Kaltim.”
Menuju Porprov VIII/2026 Paser Kini, fokus KONI Kaltim beralih ke agenda krusial yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII/2026 di Paser.
Ajang ini diproyeksikan sebagai filter utama untuk menjaring talenta unggul yang akan dipersiapkan menuju PON XXII/2028 di Nusa Tenggara.
Rakerprov yang dihadiri oleh 78 perwakilan dari pengprov cabor, badan fungsional, dan KONI dari 10 kabupaten/kota ini juga membahas laporan pertanggungjawaban tahun 2025 serta pemantapan program kerja 2026.
Semua elemen sepakat untuk bersatu mewujudkan visi besar Gubernur Kaltim, H. Rudy Mas’ud, yakni membawa Kaltim menembus posisi tiga besar nasional di masa depan. (*)










