Titiknol IKN

‎5 Investor Baru Masuk IKN, Otorita Teken Tujuh Perjanjian Lahan

19
×

‎5 Investor Baru Masuk IKN, Otorita Teken Tujuh Perjanjian Lahan

Sebarkan artikel ini
PEMERINTAHAN HIBRIDA IKN - Warga kunjungi area pusat gedung pemerintahan di IKN Nusantara, Kalimantan Timur. Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur bakal menjadi pelopor pemerintahan daerah khusus (Pemdasus) bergaya pemerintahan hibrida, yang memadukan sifat pemerintah daerah dan pemerintah pusat, sebuah model baru di Indonesia. (Titiknol.id/Dehen Bakena)

TITIKNOL.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyampaikan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan daya tarik kuat bagi dunia usaha.

Terbaru, lima investor resmi masuk dan menanamkan investasi di kawasan IKN.

‎Masuknya para investor tersebut ditandai dengan penandatanganan tujuh Perjanjian Pemanfaatan Tanah dan Pengalokasian Lahan Aset Dalam Penguasaan (ADP) Otorita IKN serta Akta Notarial yang digelar di Kantor Balai Kota Otorita IKN, Jumat (9/1/2026).

‎Kelima investor tersebut yakni PT Bahagia Bangunnusa, PT Rangga Ekapratama, PT Fajar Maju Berkarya Gilang, PT Batara Maduma Prospernusa, serta PT Haidir Griya Karya yang merupakan bagian dari Asatu Corporation.

‎Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, mengatakan para investor akan mengembangkan berbagai sektor usaha, mulai dari kawasan kuliner, niaga, perkantoran, hingga fasilitas olahraga dan sarana pendukung lainnya.

‎Basuki mengapresiasi kepercayaan yang diberikan para pelaku usaha dalam mendukung pembangunan IKN sebagai ibu kota baru Indonesia.

Ia meyakini kerja sama investasi yang ditandatangani akan segera ditindaklanjuti dengan pembangunan fisik.

‎“Saya ucapkan terima kasih dan saya yakin, kita yang menandatangani perjanjian kerja sama investasi hari ini akan segera melakukan pembangunan,” ujar Basuki dalam keterangannya, dikutip Minggu (11/1/2026).

‎Basuki juga mengajak para investor untuk menyampaikan kabar positif ini kepada jejaring bisnis mereka agar semakin banyak pihak yang tertarik berinvestasi di IKN.

‎“Sampaikan juga berita ini ke rekan bisnis bapak-bapak sekalian, ayo berinvestasi ke IKN, pasti akan kami teruskan,” tegasnya.

‎Sementara itu, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso, menyampaikan bahwa proyek-proyek investasi tersebut direncanakan mulai berjalan pada pertengahan tahun 2026.

‎“Sebagian besar dari tujuh perjanjian kerja sama ini akan memulai pembangunan sekitar pertengahan tahun 2026. Saat ini para pelaku usaha sudah mempersiapkan tahapan perjanjian dan juga perizinannya,” jelas Roi.

‎Roi menilai masuknya tujuh proyek investasi baru ini menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap pembangunan IKN.

Baca Juga:   Kementerian PU Hentikan Keterlibatan di IKN Mulai 2026, OIKN Ambil Alih Pembangunan Tahap Kedua‎

Otorita IKN berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif, transparan, dan berkelanjutan, sehingga IKN tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi baru Indonesia menuju 2028. (*/)