Nasional

Terbaru Identitas 11 Korban Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros Terungkap, 8 Kru dan 3 Penumpang

79
×

Terbaru Identitas 11 Korban Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros Terungkap, 8 Kru dan 3 Penumpang

Sebarkan artikel ini
HILANG KONTAK - Pesawat Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. (Foto: PT Indonesia Air Transport)

TITIKNOL.ID, NASIONAL – Identitas 11 orang yang berada di dalam pesawat ATR 400 yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, akhirnya terungkap.

Pesawat tersebut diketahui sedang dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar sebelum komunikasi dengan Air Traffic Control (ATC) terputus, Sabtu (17/1/2026).

‎Berdasarkan data resmi yang dihimpun, seluruh korban terdiri atas delapan kru dan tiga penumpang yang berada di dalam pesawat saat dinyatakan hilang kontak.

‎Adapun identitas 11 orang di dalam pesawat ATR 400 tersebut adalah sebagai berikut:

‎1. Capt Andy Dahananto (Kru)

‎2. SIC FO Yudha Mahardika (Kru)

‎3. XCU Capt Sukardi (Kru)

‎4. FOO Hariadi (Kru)

‎5. EOB Franky D Tanamal (Kru)

‎6. EOB Junaidi (Kru)

‎7. FA Florencia Lolita (Kru)

‎8. FA Esther Aprilita S (Kru)

‎9. Deden (Penumpang)

‎10. Ferry (Penumpang)

‎11. Yoga (Penumpang)

‎Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar, M Arif, membenarkan jumlah orang yang berada di dalam pesawat tersebut.

‎“Delapan kru dan tiga penumpang yang ikut on board, totalnya 11 orang,” ujar Arif kepada wartawan, Sabtu (17/1/2026).

‎Ia menjelaskan, berdasarkan titik koordinat terakhir yang disampaikan oleh ATC, pesawat ATR 400 terdeteksi berada di wilayah Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros.

‎“Tim kami sudah menuju lokasi dan telah mendirikan Posko SAR Gabungan di wilayah Bantimurung,” jelasnya.

‎Laporan hilangnya kontak pesawat ATR 400 tersebut diterima Basarnas Makassar sekitar pukul 13.17 WITA.

‎Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F Laisa, memaparkan kronologi hilangnya kontak pesawat berdasarkan laporan Air Traffic Control Makassar Area Terminal Service Center (MATSC).

‎Menurutnya, pesawat diarahkan ATC untuk melakukan pendekatan ke landasan pacu Runway 21 Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

‎“Dalam proses pendekatan, pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur yang seharusnya, sehingga ATC memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi,” ujar Lukman dalam keterangannya.

‎ATC kemudian memberikan sejumlah instruksi lanjutan agar pesawat kembali ke jalur pendaratan sesuai prosedur.

Baca Juga:   ASN Mangkir Bisa Dipecat, BKPSDM PPU Tegaskan Sanksi Sesuai PP 94 Tahun 2021

Namun, setelah instruksi terakhir disampaikan, komunikasi dengan pesawat terputus.

‎“Menindaklanjuti kondisi tersebut, ATC mendeklarasikan fase darurat DETRESFA (distress phase) sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku,” katanya.

‎Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian pesawat ATR 400 yang hilang kontak di Maros masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Basarnas memastikan akan menyampaikan perkembangan terbaru terkait pencarian dan kondisi para korban. (*)