Anggaran dipangkas, tapi lowongan kerja tetap digas. Simak alasan Disnakertrans Berau tetap optimis gelar Job Fair 2026 meski ada efisiensi biaya
TITIKNOL.ID, TANJUNG REDEB – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau memastikan agenda Job Fair 2026 akan tetap dilaksanakan sesuai rencana. Meski pemerintah daerah tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran, program strategis ini tetap menjadi prioritas utama.
Kepala Disnakertrans Berau, Zulkifli Azhari, menegaskan bahwa efisiensi anggaran hanya menyasar pos-pos tertentu, seperti biaya perjalanan dinas narasumber, sehingga tidak menggoyahkan substansi kegiatan utama.
“Job fair tetap jalan di tahun 2026. Efisiensi anggaran ini hanya berdampak pada perjalanan dinas narasumber saja, bukan pada inti kegiatannya,” ujar Zulkifli, Jumat (23/1/2026).
Keterbatasan anggaran justru dipandang sebagai momentum untuk memperkuat sinergi dengan dunia usaha.
Zulkifli mendorong perusahaan yang beroperasi di wilayah Berau untuk memberikan kontribusi lebih besar dalam pelaksanaan job fair mendatang.
Menurutnya, keterlibatan aktif perusahaan tidak boleh sekadar seremonial atau sebatas membuka stan.
Perusahaan diharapkan membawa komitmen nyata dengan menyediakan lowongan kerja yang relevan bagi tenaga kerja lokal.
“Kami meminta kontribusi perusahaan harus lebih besar dari sebelumnya. Perusahaan yang beroperasi di Berau punya tanggung jawab moral untuk ikut menyerap tenaga kerja daerah,” tegasnya.
Fokus pada Dampak Nyata
Selama ini, Disnakertrans terus melakukan pembenahan, mulai dari pendataan pencari kerja, pemetaan kebutuhan industri, hingga penyelarasan kompetensi melalui pelatihan.
Upaya ini bertujuan agar job fair tidak hanya ramai pengunjung, tetapi benar-benar efektif mempertemukan pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan.
Zulkifli juga berharap sektor swasta bersedia berinvestasi dalam pengembangan SDM lokal, bukan sekadar mencari tenaga kerja yang sudah siap pakai.
“Kami ingin job fair benar-benar menjadi solusi. Bukan hanya soal angka kehadiran, tapi seberapa banyak warga kita yang langsung terserap bekerja,” tambahnya.
Dengan target peningkatan jumlah perusahaan peserta dan variasi lowongan yang lebih beragam, Disnakertrans optimis target penyerapan tenaga kerja lokal di tahun 2026 dapat tercapai secara optimal.
(*)












