Titiknol IKN

Investor Dubai Tanam Rp4 Triliun di IKN, Bangun Kawasan Perkantoran hingga Mal di Jantung KIPP

96
×

Investor Dubai Tanam Rp4 Triliun di IKN, Bangun Kawasan Perkantoran hingga Mal di Jantung KIPP

Sebarkan artikel ini
Kompleks perkantoran di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara. Foto: Humas OIKN.

TITIKNOL.ID – Investor asal Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Ayedh Dejem Group resmi menanamkan investasi senilai Rp4 triliun di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.

Investasi ini menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan investor asing terhadap pembangunan ibu kota baru Indonesia.

‎Kesepakatan investasi tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso, dengan Chairman Ayedh Dejem Group, Syeikh Ayedh Dejem, pada Jumat (23/1).

‎Melalui kerja sama ini, Ayedh Dejem Group akan memanfaatkan lahan seluas 9,7 hektare yang berlokasi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1A.

Kawasan tersebut berada di posisi strategis, tepat di samping Plaza Bhinneka Tunggal Ika.

‎Di atas lahan tersebut, investor asal Timur Tengah itu berencana mengembangkan kawasan terpadu yang mencakup kompleks perkantoran, area komersial, pusat perbelanjaan (shopping mall), serta fasilitas ibadah berupa masjid.

‎Deputi Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso, menyebut nilai investasi proyek ini diperkirakan mencapai sekitar Rp4 triliun.

Tahap awal akan difokuskan pada perencanaan detail, perizinan, serta proses pelelangan kontraktor.

‎“Perkiraan nilai investasi kurang lebih Rp4 triliun yang akan diawali dengan pendetailan perencanaan, kemudian proses perizinan dan pelelangan kontraktor selama selambat-lambatnya satu setengah tahun sejak penandatanganan perjanjian,” ujar Roi dalam keterangan resmi, Minggu (25/1).

‎Sesuai tahapan tersebut, pembangunan fisik direncanakan mulai pada pertengahan 2027 dan akan berlangsung secara bertahap hingga lima tahun ke depan.

‎Sementara itu, Chairman Ayedh Dejem Group, Syeikh Ayedh Dejem, menilai Indonesia memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang sangat menjanjikan, termasuk di kawasan IKN sebagai pusat pertumbuhan baru.

‎“Bidang kami adalah pengembangan real estat. Dengan populasi Indonesia yang besar serta posisi strategis kami di Dubai yang berada di antara 20 ekonomi terbesar dunia, kami sangat berharap adanya pertumbuhan signifikan di sektor real estate di Nusantara,” ujarnya.

‎Kesepakatan investasi ini merupakan hasil dari proses panjang dan komitmen serius antara Indonesia dan Uni Emirat Arab.

Baca Juga:   IKN Nusantara tak Lagi Dilirik jadi Lokasi Upacara HUT ke 80 RI, Panitia Sudah Dibentuk

Sebelumnya, Ayedh Dejem Group telah meninjau langsung lokasi pembangunan IKN serta menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA) pada 8 Mei 2025. (*)