PenajamTitiknolKaltim

Dapur MBG Waru Siap Beroperasi, Target Awal 1.000 Porsi

126
×

Dapur MBG Waru Siap Beroperasi, Target Awal 1.000 Porsi

Sebarkan artikel ini
MBG - Launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Waru Yayasan Bakti Benuo Taka, Kamis (29/1/2026). Tahap awal operasi, dapur akan memproduksi 1.000 porsi paket makan bergizi gratis (MBG). (TITIKNOL.ID/CINDY)

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Perluasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai direalisasikan.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Waru yang dikelola Yayasan Bakti Benuo Taka siap beroperasi untuk mendukung program strategis nasional tersebut.

Pada tahap awal, dapur SPPG Waru akan memproduksi dan mendistribusikan 1.000 paket MBG.

Kepala SPPG Waru Yayasan Bakti Benuo Taka, Muhammad Andi Rizky, mengatakan jumlah tersebut masih bersifat terbatas karena proses administrasi dan sertifikasi dapur masih berjalan.

“Sebagai tahap awal, kami dibatasi menyiapkan 1.000 porsi terlebih dahulu,” kata Andi Rizky usai peresmian dapur MBG, Kamis (29/1/2026).

Ia menjelaskan, pembatasan itu berkaitan dengan penyelesaian administrasi kelayakan dapur serta sertifikasi halal dan higiene pangan.

Penambahan porsi baru dapat dilakukan setelah seluruh tahapan tersebut terpenuhi.

“Kalau semua sudah tersertifikasi, porsi akan kami tambah,” kata dia.

Untuk sasaran awal, distribusi MBG akan menjangkau tiga sekolah di Kecamatan Waru, yakni TK Tunas Harapan 1, SDN 08 Waru, dan SMAN 2 PPU.

Total penerima manfaat mencapai 1.000 peserta didik, terdiri dari 790 siswa SMA, 166 murid SD, dan 44 anak TK.

Ke depan, SPPG Waru menargetkan peningkatan kapasitas hingga 2.500 sampai 3.000 porsi per hari.

Perluasan sasaran juga direncanakan mencakup kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

“Target itu bisa kami realisasikan setelah dapur berjalan sekitar satu bulan setelah ada evaluasi serta sertifikasi laik higiene,” jelasnya.

Saat ini, pihaknya masih mengajukan pemeriksaan dapur dan pengujian makanan secara bertahap. Sementara itu, distribusi perdana MBG dijadwalkan mulai 2 Februari 2026.

“Sesuai hasil koordinasi, insyaallah pengiriman pertama dilakukan 2 Februari,” ucap Andi Rizky.

Baca Juga:   Optimalkan Daya Serap Hasil Pertanian, Pemkab PPU Terbit Regulasi ASN Wajib Beli Beras Lokal

Ia memastikan seluruh persiapan teknis telah dilakukan, termasuk pendataan siswa dengan alergi makanan serta penyusunan menu harian oleh ahli gizi.

“Data alergi sudah kami pegang. Menu pengganti juga disiapkan, dan setiap hari menu akan berbeda,” pungkasnya.

(TN01)