PenajamTitiknolKaltim

Perahu Ditemukan Kosong, Nelayan Lansia Hilang di Sepaku

22
×

Perahu Ditemukan Kosong, Nelayan Lansia Hilang di Sepaku

Sebarkan artikel ini
Tim SAR lakukan penyisiran area korban hilang di lokasi kejadian. BPBD PPU melaporkan pencarian hari pertama tak membuahkan hasil. Pencarian korban selanjutnya dilakukan Kamis (5/2/2026) sore.

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Seorang nelayan dilaporkan hilang saat mencari ikan di Sungai Sabut, kawasan Jetty BRM, Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Hingga Rabu (4/2/2026) sore, korban belum ditemukan.

Korban bernama Alben (63), warga RT 06 Kelurahan Pantai Lango, Kecamatan Penajam. Dari keterangan pihak keluarga, korban berangkat mencari ikan pada Selasa malam (3/2/2026) sekitar pukul 22.00 WITA menggunakan perahu miliknya.

Biasanya, korban kembali ke darat pada pukul 02.00 hingga 03.00 WITA. Namun hingga waktu tersebut, korban tidak pulang ke rumah.

Usai menerima laporan tersebut, BPBD PPU melakukan upaya pencarian awal bersama keluarga dan warga di sekitar lokasi korban biasa menangkap ikan, namun korban tidak ditemukan.

“Laporan masuk pada Rabu (4/2) pagi. Tim gabungan melakukan penyisiran dari titik awal korban diduga hilang hingga radius dua mil dari lokasi kejadian. Namun tak ada tanda-tanda keberadaan korban, melainkan hanya perahu dalam keadaan kosong,” kata Kepala Pelaksana BPBD PPU, Muhammad Sukadi Kuncoro, Kamis (5/2/2026).

Selain temuan perahu kosong yang diduga milik korban, tim juga menemukan satu unit senter kepala serta dua bagian organ dalam yang saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.

Operasi SAR, lanjut Kuncoro, melibatkan Basarnas Balikpapan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) dari sejumlah pos, TNI-Polri, pemerintah kelurahan, pihak perusahaan setempat, keluarga, serta warga.

Sebanyak 12 unit perahu nelayan turut dikerahkan dalam pencarian.

“Upaya pencarian kami hentikan sementara karena keterbatasan jarak pandang dan faktor keselamatan. Kami akan lanjutkan proses pencarian Kamis sore dengan memperluas area penyisiran,” imbuhnya.

(TN01)