TITIKNOL.ID, PENAJAM — Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Ibu Kota Nusantara (IKN) bersiap menyambut tonggak sejarah baru.
Masjid Negara IKN, yang berdiri megah di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), telah rampung secara fungsional dan siap menjadi pusat peribadatan bagi jemaah selama bulan puasa mendatang.
Keagungan Arsitektur dan Tata Ruang
Begitu menapakkan kaki di pelataran, pandangan akan langsung tertuju pada kubah raksasa yang mendominasi cakrawala IKN Nusantara.
Empat menara ramping berdiri kokoh mengelilingi bangunan utama, memberikan kesan modern sekaligus sakral.
Akses menuju ruang utama disambut oleh tangga lebar yang terhubung langsung dengan plaza terbuka sebuah area luas yang dirancang sebagai ruang komunal bagi para jemaah.
Di bagian dalam, ruang salat utama didesain lapang tanpa banyak sekat, menciptakan kesan tak terbatas. Karpet saf yang lembut telah terbentang rapi, siap menyambut ribuan jemaah.
Detail interior pun tak kalah menawan. Mihrab masjid tampak elegan dengan hiasan kaligrafi berwarna emas dan cokelat yang memberikan nuansa hangat. Selain itu, deretan jendela tinggi di sisi bangunan memastikan cahaya alami masuk dengan sempurna pada pagi dan siang hari, menciptakan suasana ibadah yang tenang.
Fasilitas Mutakhir demi Kenyamanan
Aspek fungsionalitas menjadi prioritas utama. Area wudu telah tertata rapi dengan lantai antiselip untuk menjamin keamanan jemaah.
Seluruh sistem penunjang, mulai dari drainase, pencahayaan, pendingin ruangan (AC), hingga sistem tata suara (sound system), telah melalui uji kelayakan dan berfungsi optimal.
Masjid ini juga ramah bagi semua kalangan dengan adanya jalur landai (ram) di beberapa titik akses.
Di lantai bawah, tersedia ruang serbaguna yang akan menjadi pusat pengajian dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya.
Pusat Syiar di Jantung Ibu Kota
Wakil Menteri Agama, R. Muhammad Syafi’i, memastikan bahwa masjid ini sudah dalam kondisi prima setelah meninjau lokasi beberapa waktu lalu. “Masjid ini sudah siap digunakan untuk Ramadan,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menyatakan bahwa saat ini petugas tengah melakukan tahap finalisasi dan pemeriksaan akhir.
“Secara fungsional sudah bisa digunakan. Kami tinggal memastikan setiap detail kecil mendukung kenyamanan jemaah selama beribadah nanti,” ungkap Bimo pada Selasa 17 Februari 2026.
Sepanjang Ramadan tahun ini, Masjid Negara IKN akan menjadi pusat pelaksanaan salat tarawih dan kajian islami. Momen ini bukan sekadar pembukaan tempat ibadah, melainkan penanda dimulainya denyut spiritualitas yang lebih kuat di jantung ibu kota baru Indonesia. (*)










