Sejarah baru segera terukir di jantung Nusantara. Untuk pertama kalinya, Masjid Negara IKN akan mengumandangkan selawat tarawih dan menggelar rangkaian ibadah Ramadan secara penuh bagi puluhan ribu jemaah
TITIKNOL.ID, NUSANTARA – Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, akan dibuka secara penuh untuk kegiatan ibadah selama bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.
Masjid ikonik dengan desain futuristik ini dipersiapkan menjadi pusat syiar Islam di jantung ibu kota baru.
Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bersama pengurus masjid tengah melakukan persiapan intensif, mulai dari pembersihan area, pemasangan karpet, hingga pengaturan sistem pengeras suara dan tata letak saf jemaah.
Masjid tiga lantai ini dirancang tidak hanya sebagai simbol negara, tetapi juga pusat kegiatan sosial.
Dengan luas area yang ada, pengelola mengonfirmasi bahwa masjid mampu menampung hingga 60.000 sampai 65.000 jemaah jika seluruh area difungsikan secara maksimal.
Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN, Alimudin, menegaskan kesiapan fasilitas tersebut.
“Kami pastikan seluruh rangkaian kegiatan Ramadan 1447 Hijriah akan dilaksanakan secara penuh di sini,” ujarnya pada Rabu (18/2/2026).
Lima Agenda Besar Ramadan di IKN
Untuk menyemarakkan suasana bulan suci, OIKN telah menyiapkan lima program utama:
- Ceramah Agama: Menghadirkan penceramah skala nasional.
- Program Gen Z: Kegiatan keagamaan khusus untuk generasi muda.
- Takjil Gratis: Pembagian sekitar 500 porsi takjil setiap hari.
- Bazar Ramadan & Pasar Murah: Melibatkan 30 hingga 40 booth UMKM lokal.
- Peringatan Nuzulul Qur’an: Yang rencananya akan dihadiri langsung oleh Menteri Agama.
Kiblat Tata Kelola pada Masjid Istiqlal
Sebagai Masjid Negara, standar operasional dan pelayanan di masjid ini akan mengacu pada Masjid Istiqlal Jakarta. Bahkan, imam dari Masjid Istiqlal dijadwalkan akan memimpin salat wajib dan tarawih selama sebulan penuh.
“Layanannya akan dibuka secara resmi mengikuti standar Masjid Istiqlal,” tambah Alimudin.
Ia juga menyebutkan bahwa penetapan resmi status Masjid Negara kini tengah dalam proses pengusulan Keputusan Presiden (Keppres).
Puncak rangkaian ibadah akan ditutup dengan pelaksanaan salat Idul Fitri.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dijadwalkan akan melaksanakan salat Id di masjid ini bersama masyarakat.
Alimudin pun mengajak warga dari berbagai daerah untuk datang meramaikan masjid kebanggaan Indonesia tersebut.
“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk datang, baik untuk ngabuburit maupun berbuka puasa bersama. Mari kita makmurkan masjid ini bersama-sama,” pungkasnya. (*)










