Titiknol IKN

Salat Subuh di Masjid Negara IKN, Menag Nasaruddin Umar: IKN akan Menjadi Kota yang Dirindukan

37
×

Salat Subuh di Masjid Negara IKN, Menag Nasaruddin Umar: IKN akan Menjadi Kota yang Dirindukan

Sebarkan artikel ini
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar (tengah) mengikuti Salat Subuh berjamaah bersama jajaran pejabat dan masyarakat di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN), Nusantara, Sabtu, 21 Februari 2026.

TITIKNOL.ID – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, melaksanakan Salat Subuh berjamaah di Masjid Negara IKN, Sabtu, 21 Februari 2026.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh umat Islam untuk membiasakan memulai setiap aktivitas dengan membaca Bismillahirrahmanirrahim sebagai sumber keberkahan dan perlindungan dari Allah Swt.

‎Pesan itu menjadi pembuka rangkaian kajian keagamaan yang akan digelar secara rutin di masjid kebanggaan Ibu Kota Nusantara tersebut.

Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran terbuka bagi masyarakat untuk memperdalam nilai-nilai Islam sekaligus memperkuat spiritualitas di kawasan Nusantara.

‎Menag mengaku bersyukur melihat perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara yang dinilainya sangat pesat.

Ia menilai perubahan yang terjadi dalam waktu singkat menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan ibu kota baru yang modern dan representatif.

‎“Saya sangat bersyukur menyaksikan perkembangan IKN yang dahsyat. Tidak sampai setahun saya tinggalkan, balik lagi sudah sangat maju. Saya berharap ke depan IKN akan menjadi kota yang dirindukan, menjadi kota yang mahbuub,” ujarnya.

‎Usai Salat Subuh, Nasaruddin Umar juga meninjau sejumlah kawasan strategis di IKN, mulai dari Istana Garuda hingga area Glamping IKN.

Peninjauan ini mencerminkan keterpaduan antara pembangunan fisik, kehidupan sosial, aktivitas keagamaan, serta aspek lingkungan di ibu kota baru tersebut.

‎Menurutnya, keberadaan Masjid Negara IKN tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan spiritual yang inklusif dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

‎Melalui berbagai kegiatan keagamaan yang terjadwal, masjid ini diharapkan mampu menjadi simbol harmoni antara kemajuan pembangunan dan penguatan nilai-nilai religius.

Nusantara pun diharapkan tumbuh sebagai kota yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga menjadi kota yang dicintai dan dirindukan masyarakat. (*/)

Baca Juga:   VIRAL! Peti Jenazah Disebut Kena Pajak, Bea Cukai Buka Suara hingga Pengirim Minta Maaf