TITIKNOL.ID, PENAJAM – Kekurangan tenaga pendidik di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) selalu dirasakan setiap tahunnya. Di lapangan, ada sekolah yang harus berjalan dengan kekosongan tiga hingga empat guru.
Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU kini tengah menyisir ulang kebutuhan riil di setiap sekolah.
Pemetaan dilakukan untuk memastikan berapa jumlah guru yang benar-benar kurang, termasuk menghitung yang sudah dan akan pensiun.
Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru, menegaskan data detail itu penting sebelum pemerintah mengambil langkah lanjutan.
“Saya minta kepada bidang agar yang sudah pensiun dengan yang akan pensiun itu didata dan mesti kita carikan upaya agar bisa terlengkapi,” kata Andi, Jumat (27/2/2026).
Tahun ini saja, sebanyak 61 guru tercatat memasuki masa purna bakti.
Sementara penambahan lewat CPNS dan PPPK belum sebanding dengan jumlah yang keluar setiap tahun.
“Memang ada sekolah yang kosong tiga sampai empat guru. Itu yang sedang kami petakan agar bisa segera dicarikan solusi,” katanya.
Hasil pendataan tersebut nantinya menjadi pijakan Pemkab PPU untuk mengusulkan kebutuhan formasi ke pemerintah pusat.
Disdikpora berharap ada perhatian khusus agar kekurangan guru tidak terus melebar dan mengganggu proses belajar mengajar di Benuo Taka.
“Ya, mudah-mudahan nanti kita bisa mencari solusinya, karena kekurangan guru pasti dirasakan tiap tahun,” pungkas Andi.
(TN01)












