TITIKNOL.ID, PENAJAM – Konsumsi air bersih di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meningkat selama Ramadan.
Perumda Air Minum Danum Taka (AMDT) mencatat lonjakan pemakaian dipicu meningkatnya aktivitas masyarakat, terutama untuk kebutuhan rumah tangga dan ibadah.
Direktur Perumda AMDT, Abdul Rasyid, mengatakan pola penggunaan air selama bulan puasa memang berbeda dibanding hari biasa.
“Pola pemakaian air bersih selama Ramadan memang berubah. Aktivitas masyarakat meningkat, terutama di rumah tangga dan rumah ibadah,” ujar Rasyid, Selasa (10/3/2026).
Ia menyebut lonjakan konsumsi air mencapai sekitar 5 liter per detik selama Ramadan.
Jika pada kondisi normal penggunaan berada di kisaran 10 liter per detik, selama bulan puasa meningkat menjadi sekitar 15 liter per detik.
“Jadi ada tambahan sekitar 5 liter per detik dari pemakaian normal,” jelasnya.
Meski terjadi peningkatan, Perumda AMDT memastikan produksi air tetap berjalan maksimal dan pasokan masih mampu memenuhi kebutuhan pelanggan.
“Penambahannya memang cukup besar, tapi masih bisa kita suplai ke seluruh sambungan rumah tangga,” kata dia.
Rasyid menambahkan, kondisi air baku saat ini relatif aman karena curah hujan masih cukup tinggi.
Namun pihaknya mulai melakukan langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang diprediksi melanda Kalimantan Timur mulai April hingga Agustus.
Untuk itu, Perumda AMDT berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum serta Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk menjaga ketersediaan air baku, termasuk rencana pendalaman embung dan pengamanan sumber air di wilayah Babulu.
(TN01)












