Tarakan

20 Anak di Kampung Selumit Pantai Putus Sekolah, Polisi dan Relawan Bergerak

290
×

20 Anak di Kampung Selumit Pantai Putus Sekolah, Polisi dan Relawan Bergerak

Sebarkan artikel ini

TITIKNOL.ID, TARAKAN – Di tengah perkembangan Kota Tarakan, masih ada anak-anak yang harus menghentikan pendidikan mereka karena keterbatasan ekonomi.

Saat tim transformasi yang dipimpin Kabagops Polres Tarakan, AKP I Eka Berlin, bersama relawan dari Wahana Pendidikan Perbatasan melakukan pendataan, ditemukan setidaknya 20 anak dari tiga RT di Kampung Selumit Pantai yang putus sekolah.

Anak-anak ini berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA.

Padahal, banyak di antara mereka yang memiliki minat dan bakat di berbagai bidang, namun harus meninggalkan bangku sekolah demi membantu keluarga mencari nafkah.

Melihat kondisi ini, Kapolres Tarakan dan jajarannya langsung berkoordinasi dengan Pj. Wali Kota Tarakan, Dr. Bustan, S.E., M.Si., untuk memastikan agar anak-anak tersebut dapat kembali bersekolah pada tahun ajaran baru mendatang.

Berbagai pihak juga mulai menawarkan solusi, termasuk program beasiswa, kelas bimbingan belajar gratis, serta upaya peningkatan kesejahteraan keluarga agar anak-anak tidak lagi harus memilih antara pendidikan atau mencari uang.

Selain intervensi dari pemerintah dan aparat kepolisian, kesadaran masyarakat dalam mendukung pendidikan anak-anak di lingkungan sekitar juga sangat penting.

Dukungan sosial dan kepedulian bersama diharapkan dapat mengurangi angka putus sekolah dan membuka peluang bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Langkah ini menjadi harapan baru bagi anak-anak Kampung Selumit Pantai agar mereka bisa kembali mengenyam pendidikan tanpa terkendala faktor ekonomi.

Semoga inisiatif ini menjadi awal dari perubahan yang lebih besar dalam menjamin hak pendidikan bagi semua anak di Tarakan. (*/)