BalikpapanTitiknolKaltim

3 Langkah Pencegahan Kecelakaan pada Mudik di Balikpapan Kaltim ala Wawali Bagus Susetyo

347
×

3 Langkah Pencegahan Kecelakaan pada Mudik di Balikpapan Kaltim ala Wawali Bagus Susetyo

Sebarkan artikel ini
MUDIK LEBARAN BALIKPAPAN - Ilustrasi kendaraan umum dalam terminal Batu Ampar Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (28/3/2025). Terdapat tiga langkah pencegahan kecelakaan lalu-lintas dalam musim mudik Lebaran di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur ala Wakil Walikota Balikpapan, Bagus Susetyo. (Titiknol.id)

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Simak penjelasan 3 langkah pencegahan kecelakaan lalu-lintas dalam musim mudik Lebaran di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur ala Wakil Walikota Balikpapan, Bagus Susetyo

Pastinya dalam lebaran 2025 kali ini, Pemerintah Kota Balikpapan memastikan kesiapan berbagai aspek guna menjamin kelancaran arus mudik dan kenyamanan masyarakat. 

Dengan posisinya sebagai salah satu gerbang utama menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), Balikpapan menjadi titik krusial dalam pergerakan pemudik di Kalimantan Timur.

Wakil Walikota Balikpapan, Bagus Susetyo, menegaskan bahwa Pemkot Balikpapan telah berkoordinasi secara ketat dengan TNI-Polri untuk mengamankan jalur mudik. 

Kata Bagus, keselamatan pemudik adalah prioritas utama, tidak boleh dianggap remeh karena bisa juga menyangkut nyawa seseorang.

“Kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan arus lalu-lintas tetap terkendali dan masyarakat dapat pulang kampung dengan aman,” beber Bagus Susetyo.

Selain fokus pada aspek keamanan, Bagus juga menyoroti pentingnya kesiapan para pendatang yang ingin mencari pekerjaan di Balikpapan.

Ia menegaskan bahwa peningkatan keterampilan menjadi kunci agar mereka dapat bersaing di dunia kerja, baik di sektor swasta maupun pemerintahan.

“Kami ingin mereka yang datang ke Balikpapan memiliki keterampilan yang cukup, sehingga bisa mendapatkan pekerjaan yang layak,” tambahnya.

Guna mengurangi kepadatan saat puncak arus mudik, Pemkot Balikpapan mendorong penerapan konsep work from anywhere (WFA).

Dengan adanya kebijakan ini, masyarakat yang memiliki fleksibilitas dalam pekerjaan diharapkan dapat mengatur perjalanan lebih awal

Sehingga dapat menghindari lonjakan penumpang yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

Selain itu, Pemkot Balikpapan juga telah menyiapkan langkah-langkah preventif dengan meningkatkan pengawasan infrastruktur dan layanan transportasi.

Sejumlah langkah yang dilakukan adalah:

  • Pemantauan kondisi jalan utama guna mengantisipasi titik rawan kecelakaan dan kemacetan.
  • Peningkatan kesiapan angkutan umum agar mampu menampung lonjakan penumpang.
  • Penempatan petugas di lokasi-lokasi strategis untuk mengatur lalu lintas dan memberikan bantuan kepada pemudik.
Baca Juga:   3 Lokasi Jalan Raya di Samarinda jadi Tempat Parkir Truk Kontainer, Dishub Bakal Beri Sanksi

Dengan berbagai langkah ini, diharapkan masyarakat Balikpapan dapat merasakan manfaat nyata, baik dalam kelancaran perjalanan maupun dalam peningkatan kualitas hidup. 

“Kami ingin memastikan Lebaran tahun ini berjalan dengan aman, lancar, dan membawa kebahagiaan bagi semua,” kata Bagus. (*)