TITIKNOL.ID, BONTANG – Kali ini baru dua dapur yang aktif digunakan untuk kegiatan Makan Bergizi Gratis atau MBG di Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.
Demikian dibeberkan oleh Surya Dwi Saputra, Kepala Regional Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Bontang pada Senin (14/7/2025).
Berdasarkan catatan, sejak awal tahun, program Makanan Bergizi Gratis akhirnya kini resmi berjalan di Kota Bontang pada Senin 14 Juli 2025 pagi.
Ada dua dapur MBG mulai melayani distribusi makanan untuk 6.733 siswa dari berbagai jenjang pendidikan.
Dari 15 dapur yang dibutuhkan, baru dua dapur yang beroperasi.
Sisanya masih dalam tahap persiapan, bahkan tujuh dapur belum memiliki mitra pelaksana.
Dalam hal ini Kota Bontang ini butuh 15 dapur. Baru dua yang aktif, sementara tiga lagi masih persiapan.
“Tujuh dapur sisanya kami buka ruang kerja sama dengan mitra swasta,” ungkap Surya Dwi Saputra, Kepala Regional Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Bontang.
Dua dapur yang telah berjalan masing-masing melayani ribuan siswa dari TK hingga SMK.
Dapur Bontang Barat 1 menyasar 10 sekolah dengan 3.216 siswa, sementara Dapur Bontang Utara 1 mencakup 19 sekolah dengan 3.517 siswa.
Namun untuk tahap awal, distribusi makanan masih dibatasi 50 persen, dan hanya menjangkau sebagian sekolah per dapur.
“Hari pertama ini kami fokus ke empat sekolah dulu di Bontang Barat, total 1.635 siswa yang menerima makanan. Menunya ayam goreng, sayur, agar-agar, dan susu,” ujar Surya.
Ditentukan Harga Rp15 Ribu per Porsi
Seluruh proses diserahkan ke mitra swasta, dari pengadaan bahan, memasak, pengepakan, hingga pengantaran ke sekolah.
Harga satu porsi makanan ditetapkan Rp15 ribu, termasuk biaya logistik dan listrik.
Makanan disusun dalam food tray aluminium agar tetap higienis dan praktis dibagikan. Setiap petugas dapur juga dilengkapi alat pelindung diri lengkap.
Menu mingguan diatur oleh ahli gizi, dan akan berganti setiap minggu agar siswa tidak bosan.
Untuk hari pertama, menu ayam goreng disiapkan dengan standar potongan satu ekor menjadi 18 bagian.
Sementara itu, Wakil Walikota Bontang, Agus Haris yang hadir dalam peresmian itu, menyebut program MBG ini sebagai bukti nyata kepedulian pemerintah pusat terhadap anak-anak sekolah.
“Akhirnya program ini berjalan. Kami dari Pemkot akan terus dukung segala bentuk persiapannya. Harapannya bantuan Presiden Prabowo ini benar-benar dirasakan oleh anak-anak sekolah,” ujarnya.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan Bontang mencatat total pelajar SD dan SMP yang diusulkan sebagai penerima program ini mencapai 33.370 siswa.
Belum termasuk kelompok prioritas seperti ibu hamil dan balita, yang juga masuk sasaran MBG dalam fase berikutnya. (*)












