TITKKNOL.ID, PENAJAM – Harga cabai di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali mengalami kenaikan setelah sempat turun dalam beberapa waktu terakhir.
Berdasarkan pantauan di Pasar Petung, harga cabai rawit kini mencapai Rp90 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya sekitar Rp80 ribu per kilogram. Sementara itu, cabai merah besar dijual di kisaran Rp90 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram.
Kenaikan harga tersebut terjadi meskipun produksi cabai lokal masih tergolong mencukupi kebutuhan masyarakat. Data Dinas Pertanian (Distan) PPU menunjukkan produksi cabai daerah berada pada kisaran 42 hingga 45 ton per bulan, lebih tinggi dibanding kebutuhan konsumsi masyarakat yang diperkirakan sekitar 35 ton per bulan.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Distan PPU, Gunawan, mengatakan fluktuasi harga cabai tidak hanya dipengaruhi oleh tingkat produksi petani lokal, tetapi juga oleh dinamika pasokan dari luar daerah yang masuk ke pasar PPU.
”Harganya sudah naik lagi. Ini yang menjadi persoalan karena pasokan dari luar daerah juga cukup banyak,” ujar Gunawan, Rabu (17/6/2026).
Menurutnya, harga yang diterima petani di tingkat produksi belum tentu setinggi harga yang dibayar konsumen di pasar. Terdapat sejumlah komponen biaya yang memengaruhi harga jual, mulai dari distribusi, ongkos transportasi, hingga margin perdagangan.
Belum lagi biaya untuk membawa barang sampai ke sini dan keuntungan pedagang. Selain itu, harga juga dipengaruhi oleh jenis cabai yang diminati konsumen,” jelasnya.
Gunawan menambahkan, sebagian hasil panen cabai petani PPU saat ini juga masih dipasarkan ke luar daerah. Distribusi dilakukan ke sejumlah wilayah seperti Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, hingga Kalimantan Tengah. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penguatan pasar lokal agar hasil produksi petani dapat lebih optimal memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.
Karena itu, Distan PPU terus mendorong pengembangan hilirisasi dan perluasan konsumsi cabai lokal. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi petani.
Sebagai langkah pengendalian harga dan penguatan ketahanan pangan rumah tangga, Distan PPU dalam waktu dekat akan menggelar gerakan tanam cabai. Program tersebut akan dibarengi dengan penyaluran bantuan bibit kepada masyarakat serta pemanfaatan media tanam pot untuk budidaya cabai di lingkungan rumah.
Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat memenuhi sebagian kebutuhan cabai secara mandiri, sekaligus mmbantu mengurangi ketergantungan terhadap kan dari luar daerah yang kerap memengaruhi harga di pasaran. (*/)
Harga Cabai di PPU Mulai Kembali Naik, Distan Soroti Pengaruh Pasokan Luar Daerah












