Headline

Upacara 17 Agustus di Pati Dipimpin Wagub Jateng, Inilah Penjelasan Keberadaan Bupati Sudewo

277
×

Upacara 17 Agustus di Pati Dipimpin Wagub Jateng, Inilah Penjelasan Keberadaan Bupati Sudewo

Sebarkan artikel ini
BUPATI SUDEWO ABSEN - Sosok Bupati Pati, Sudewo. Tidak seperti biasanya, Inspektur Upacara bukan dipimpin oleh Bupati Pati, Sudewo, melainkan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen atau akrab disapa Gus Yasin. (HO/Pemkab Pati)

TITIKNOL.ID, PATI – Upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah tahun ini terasa berbeda.

Tidak seperti biasanya, Inspektur Upacara bukan dipimpin oleh Bupati Pati, Sudewo, melainkan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen atau akrab disapa Gus Yasin.

Banyak yang bertanya-tanya soal ketidakhadiran Sudewo, apalagi mengingat beberapa waktu terakhir namanya menjadi sorotan publik setelah munculnya polemik kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang menuai aksi protes besar-besaran dari warga.

Meski kebijakan tersebut telah dibatalkan, gelombang aksi tetap terjadi dan berujung pada pembentukan Panitia Khusus (Pansus) DPRD untuk proses pemakzulan sang bupati.

Sejak aksi pada 13 Agustus lalu, Sudewo belum terlihat dalam agenda-agenda resmi pemerintahan. Tak hanya absen dalam upacara 17 Agustus, ia juga tidak hadir dalam kegiatan pra-upacara seperti rapat paripurna, pengukuhan Paskibraka, hingga ziarah dan renungan malam.

Menurut penjelasan Wakil Gubernur Jawa Tengah, ketidakhadiran Sudewo disebabkan oleh kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan.

“Pak Gubernur menyampaikan bahwa Bupati Pati menghubungi beliau dan mengatakan sedang sakit, sehingga tidak bisa mengikuti upacara. Maka saya ditugaskan untuk menggantikan,” kata Taj Yasin di Pati.

Gus Yasin menegaskan bahwa kehadirannya juga sebagai bentuk dukungan moril kepada jajaran Pemkab Pati, terutama di tengah situasi yang cukup dinamis pasca aksi unjuk rasa.

“Saya hadir untuk menyemangati ASN, Forkopimda, dan seluruh unsur pemerintahan agar tetap fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pemerintahan tidak boleh berhenti,” ujarnya.

Kendali Pemerintahan Diambil Alih Wakil Bupati

Selama Bupati Sudewo sakit, kendali pemerintahan sementara dipegang oleh Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, bersama jajaran Forkopimda. Gus Yasin pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum 17 Agustus sebagai awal baru dalam menatap masa depan Pati yang lebih baik dan kondusif.

Baca Juga:   Korban Kapal Tenggelam di Sungai Semoi Sepaku Ditemukan, Jenazah Diserahkan ke Keluarga

“Kita patut bersyukur peringatan HUT RI tetap berjalan dengan khidmat. Mari kita jaga kondusivitas, hormati perjuangan para pahlawan, dan lanjutkan pembangunan untuk kemajuan daerah,” imbuhnya.

Gubernur Minta Warga Pati Sabar Tunggu Proses Pemakzulan
Terkait proses hak angket dan pansus pemakzulan Bupati Sudewo, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan di DPRD Pati.

Luthfi menjelaskan bahwa proses tersebut bisa memakan waktu hingga 60 hari, termasuk bila nantinya dilanjutkan ke Mahkamah Agung.

“Kami tunggu hasilnya, dan pastikan proses ini berjalan secara transparan karena kewenangan ada di tangan DPRD, bukan Pemprov,” tegasnya.

Ia juga memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri terkait perkembangan situasi di Pati.

“Wilayah Pati saat ini dalam kondisi kondusif. Kami terus memantau dan memberikan laporan berkala kepada Kemendagri,” tutup Luthfi. (*)