TITIKNOL.ID, PENAJAM – Meski ribuan kader posyandu di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus bekerja di garis terdepan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat, angka kunjungan posyandu terbilang belum maksimal.
Data Dinas Kesehatan PPU mencatat, angka partisipasi masyarakat ke posyandu masih berada di bawah target nasional, yakni baru 77,91 persen dari nilai seharusnya, 85 persen.
Padahal, PPU mempunyai sedikitnya 287 posyandu di masing-masing wilayah dengan jumlah kader mencapai 1.650 kader aktif, 739 diantaranya sudah mengikuti pelatihan dasar, 16 masuk kategori Purwa, 12 Kategori madya, dan 8 kategori utama.
“Manfaatkan posyandu sebaik-baiknya agar masalah kesehatan dapat dicegah sejak awal. Dari sini, kesehatan ibu, anak, remaja hingga lansia diperhatikan,” kata Mudyat.
Pemkab PPU sendiri mengumumkan langkah strategis Gerakan Aktifkan Posyandu pada Selasa (19/8/2025) lalu demi menggerakan partisipasi warga.
“Posyandu harus menjadi kebiasaan masyarakat untuk menjaga kesehatan keluarga sejak dini,” ucap Mudyat.
Hal serupa juga disampaikan Kepala Dinas Kesehatan PPU, Janjse Grace Makisurat, bahwa posyandu melayani semua kelompok usia, bukan hanya balita.
“Posyandu sekarang mencakup siklus hidup, dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, sampai lansia,” tuturnya.
Ia mengajak masyarakat untuk rutin hadir, karena kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian vitamin untuk balita, tablet tambah darah bagi remaja, serta makanan tambahan bagi anak-anak.
“Harapannya, posyandu benar-benar hidup dan mampu mendukung kampanye gerakan masyarakat hidup sehat di PPU,” tandasnya.
(TN01)












