SamarindaTitiknolKaltim

Dugaan Korsleting Listrik, Gubug di Samping TPA Lempake Samarinda Terbakar

110
×

Dugaan Korsleting Listrik, Gubug di Samping TPA Lempake Samarinda Terbakar

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN GUBUG SAMARINDA - gubug yang terletak persis di sebelah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Jalan Kebon Agung, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara. Insiden ini terjadi pada Sabtu (6/12/2025) sore. 

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Peristiwa kebakaran melanda sebuah gubug yang terletak persis di sebelah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Jalan Kebon Agung, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara. Insiden ini terjadi pada Sabtu (6/12/2025) sekitar pukul 16.00 Wita.

Komandan Posko 7 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Samarinda, Dwi Purwanto, memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

“Kami menerima laporan dan langsung mengerahkan empat personel dengan dua mobil pemadam, dibantu oleh sejumlah relawan gabungan. Dalam waktu sekitar 30 menit, api yang melahap gubug berbahan kayu tersebut berhasil kami kuasai dan padamkan. Syukurnya, tidak ada korban,” ujar Dwi Purwanto.

Setelah api dipadamkan, petugas dari Polsek Sungai Pinang terlihat segera meninggalkan lokasi.

Pemilik gubug, Suladin, tampak gusar saat tiba di lokasi. Ia khawatir karena kebakaran tersebut meludeskan meteran listrik yang terhubung ke rumahnya.

“Bagaimana nasib rumah saya malam ini, pasti gelap. Gubug di samping tempat sampah itu berfungsi untuk menaruh barang-barang yang saya pilah, seperti kardus, rak telur, dan barang bekas lainnya. Semua ludes terbakar,” sebut Suladin, didampingi istrinya yang berjalan dengan tongkat karena cedera patah kaki.

Gubug yang terbakar itu digunakan Suladin untuk menyimpan barang dan berada di lahan atas TPA atas izin pemilik lahan. Suladin menduga kuat kebakaran tersebut disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik. Istrinya sempat mendengar suara layaknya pijar api dari kabel sesaat sebelum api membesar.

Peringatan Bencana di Gunung Tangga

Ketua RT 06 Jalan Kebon Agung, Dahri, mengaku terkejut karena ini adalah kali pertama kebakaran terjadi di wilayahnya yang merupakan akses poros Jalan Samarinda-Bontang.

Dahri menerima kabar kebakaran melalui pesan singkat dari warganya saat ia sedang mengawasi proyek bangunan sekitar delapan kilometer dari lokasi kejadian.

Baca Juga:   Kevin Diks Gabung Timnas Indonesia, Erick Thohir: Kalau Bisa November Main

“Saya langsung memacu motor pulang. Saat saya sampai, gubug berukuran sekitar 6 x 3 meter itu sudah hangus terbakar,” katanya.

Dahri pun kembali mengimbau warganya untuk selalu waspada terhadap bahaya kebakaran, terutama saat memasak.

Selain itu, Dahri juga menyoroti lokasi gubug yang sangat berdekatan dengan tanjakan curam yang sering disebut Gunung Tangga. Ia mengimbau agar gubug-gubug di sana dipindahkan ke dataran yang lebih aman.

Dua tahun lalu pernah ada kejadian satu gubug hampir rata dengan tanah ditabrak truk, bahkan ada mobil Avanza terjepit dan menelan korban jiwa. 

“Warga harus hati-hati dan memindahkan gubugnya ke dataran atas agar tidak berbahaya,” tandas Dahri, mengingatkan risiko kecelakaan yang mengintai di jalur padat tersebut. (*)