TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan kesiapan pengamanan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Sejumlah personel disiagakan untuk menjaga kelancaran aktivitas masyarakat di berbagai titik strategis.
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) PPU, Andy Sunra, mengatakan pengamanan telah ditetapkan sejak 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Koordinasi dilakukan baik secara internal maupun lintas instansi.
“Pengamanan ini untuk semua aktivitas masyarakat, bukan hanya perayaan Natal, tapi keseluruhan selama libur Nataru,” ujar Andy, Senin (22/12/2025).
Menurut dia, pengamanan tidak hanya difokuskan di terminal, pelabuhan, dan kawasan wisata.
Semenjak akses Tol Balikpapan-PPU via Jembatan Pulau Balang dibuka, pengawasan juga diperluas ke jalur tersebut.
Dishub PPU mengerahkan sekitar 13 personel setiap hari yang ditempatkan di sejumlah titik, seperti Dermaga Speedboat Penajam, Dermaga Fery, hingga akses tol Pulau Balang.
“Kita maksimalkan saja personel. Satu hari 13 personel dengan sistem bergiliran,” katanya.
Pengamanan, ujarnya, melibatkan kolaborasi lintas instansi, mulai dari Dishub, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, hingga pemadam kebakaran.
Sementara dari eksternal, Dishub bekerja sama dengan kepolisian lalu lintas, Jasa Raharja, dan Otorita IKN.
Khusus Tol Pulau Balang, Andy bilanh, jalur itu dibuka terbatas dari pukul 08.00 hingga 18.00 WITA.
Pembatasan kendaraan juga diberlakukan karena jembatan tersebut tidak dirancang untuk kendaraan berat.
“Yang diperkenankan melintas hanya kendaraan golongan kecil,” jelasnya.
Menurut pantauan pihaknya, jalur alternatif Balikpapan-PPU tersebut terpantau cukup ramai.
Akses darat ini menjadi pilihan masyarakat selain menggunakan jalur laut di penyeberangan Penajam.
“Apalagi selama Nataru ini dibuka gratis. Masyarakat dari Penajam ke Samarinda atau Balikpapan sudah bisa menikmati akses ini,” ucapnya.
Ia menambahkan, waktu tempuh dari pusat Kota Penajam menuju Balikpapan melalui Tol Pulau Balang relatif efisien, sekitar 1,5 jam.
“Kalau dari Penajam tidak perlu tap, langsung saja. Dari Balikpapan memang tap, tapi keluar di Penajam gratis,” katanya.
Ia menegaskan, pembukaan Tol Pulau Balang bersifat khusus selama perayaan Nataru.
Setelah itu, jalur tersebut kemungkinan akan kembali dibuka pada momen tertentu seperti Ramadan.
(TN01)












