Kabar baik warga Balikpapan! Sekarang Dishub sudah pakai teknologi AI. Bukan cuma buat tilang parkir liar, sistem BI-Connect ini juga bisa bantu warga melacak kendaraan yang hilang lewat rekaman pelat nomor. Cek selengkapnya di sini
TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Wajah transportasi di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur kini memasuki era baru.
Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan resmi memperkuat pengawasan lalu-lintas dan penertiban parkir liar dengan mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (AI) serta penguatan sistem digital terpadu.
Langkah ini diambil demi mewujudkan ketertiban jalan raya yang selama ini kerap terganggu oleh parkir sembarangan.
Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, mengungkapkan bahwa pengawasan kini tidak lagi hanya bertumpu pada Area Traffic Control System (ATCS) konvensional.
Melalui inovasi bernama BI-Connect (Balikpapan Connectivity), sistem kendali lalu lintas kini jauh lebih canggih.
Pengembangan BI-Connect mencakup renovasi pusat kendali, penguatan jaringan, hingga perangkat pendukung mutakhir.
“Kekuatan utama sistem ini adalah sinergi lintas sektor, terutama kolaborasi erat dengan pihak kepolisian,” kata Fadli, Senin (5/1/2026) di Balikpapan.
Bagi para pelanggar aturan parkir, Dishub tidak lagi sekadar memberikan imbauan lisan.
Penindakan dilakukan secara berjenjang namun tegas:
- Tahap Awal: Penempelan stiker peringatan pada kendaraan.
- Tahap Menengah: Penggembosan ban di lokasi.
- Tahap Akhir: Penderekan paksa, terutama bagi kendaraan yang parkir di luar peruntukan atau melanggar aturan waktu di Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL).
Fadli menegaskan bahwa gerakan bersih parkir liar ini sudah digalakkan sejak Desember 2025 bersama Wali Kota Balikpapan, yang diperkuat dengan kesepakatan hukum bersama kepolisian.
Bisa Lacak Pelat Nomor hingga Kendaraan Hilang
Inovasi paling menarik adalah integrasi Artificial Intelligence (AI) yang mampu memindai pelat nomor kendaraan secara otomatis.
Teknologi ini tidak hanya untuk menindak pelanggar, tapi juga memiliki fungsi sosial.
“Ke depan, data dari CCTV berbasis AI ini bisa membantu masyarakat yang kehilangan kendaraan. Kita bisa melacak waktu dan lokasi terakhir kendaraan tersebut melintas melalui sistem kami,” tambah Fadli.
Membasmi Jukir Liar dan Pungli
Sebagai langkah awal, enam unit CCTV khusus telah disiagakan di titik-titik rawan parkir liar.
Selain memantau kendaraan, kamera ini berfungsi untuk mengawasi aktivitas juru parkir liar guna mencegah praktik pungli yang meresahkan warga.
Dengan sistem digital ini, durasi dan jumlah kendaraan dapat terpantau secara akurat. Harapannya, tata kelola transportasi di Balikpapan menjadi lebih tertib, transparan, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan. (*)












